Diterjang Banjir Bandang Dini Hari, Warga Avolua Parigi Moutong Terpaksa Mengungsi

1 jam yang lalu 3
Diterjang Banjir Bandang Dini Hari, Warga Avolua Parigi Moutong Terpaksa Mengungsi Banjir bandang melanda Parigi Moutong.(MI/M Taufan SP Bustan)

SUASANA tenang tengah malam di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong mendadak berubah menjadi kepanikan. Hujan deras menerjang area tersebut dan memicu banjir bandang pada Rabu (26/8) sekitar pukul 01.00 Wita.

Air sungai meluap sigap ke pemukiman warga. Luapan air menerjang Dusun 2 dan Perumahan Nelayan hingga merendam 55 unit bangunan. Bencana ini merusak 12 rumah penduduk serta merubuhkan pagar pabrik durian di sekitar lokasi. Tak hanya itu, banjir membawa material kayu dan lumpur nan menutup Jalan Trans Sulawesi sepanjang 500 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengonfirmasi akibat parah musibah ini. Sebanyak 68 kepala family merasakan akibat langsung, sementara 12 KK terpaksa mengungsi ke tempat aman. 

"Tim kami langsung bergerak melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan BPBD Parigi Moutong. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ungkap Asbudianto di Palu.

Meski air banjir sudah surut pada Rabu pagi, penduduk sekarang menghadapi tantangan baru. Lumpur pekat tetap menutupi rumah dan akses jalan utama. Warga terdampak sangat memerlukan uluran tangan berupa makanan siap saji, air bersih, serta tenda pengungsian. Pembenahan prasarana dan normalisasi sungai juga menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah musibah susulan. (TB/E-4)

Selengkapnya