DKI Percepat Renovasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 .(Dok. Antara)
SUKU Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan menyatakan segera membersihkan puing-puing gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi nan telah roboh selama dua tahun. Langkah ini diambil menyusul keresahan orang tua siswa terhadap kondisi gedung nan terbengkalai sejak akhir 2024.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mengupayakan percepatan proses penanganan. Menurutnya, perbaikan sekolah tersebut sudah masuk dalam perencanaan anggaran dan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
"Yang jelas kami Pemprov sedang mengupayakan percepatan proses penanganannya. Kalau secara anggaran, sebenarnya sudah masuk di perencanaan," ujar Santoso di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Santoso menjelaskan bahwa pembangunan gedung sekolah tersebut telah masuk dalam penyusunan arsip Detail Engineering Design (DED) pada tahun 2025. Meskipun awalnya diusulkan untuk terealisasi pada 2027, pihaknya berambisi proses tersebut dapat dipercepat agar pembaharuan segera terlaksana.
Berdasarkan info di lapangan, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi roboh pada 27 November 2024 akibat hujan deras. Insiden tersebut merusak empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nan terjadi bertepatan dengan penyelenggaraan Pilkada DKI tersebut.
Dampak dari kerusakan gedung nan berkepanjangan ini menyebabkan jumlah siswa menurun. Saat ini tercatat sebanyak 274 siswa kelas 1-6 nan tetap bertahan, berkurang dari jumlah sebelumnya nan mencapai 300 siswa lantaran banyak nan memilih pindah sekolah.
Di letak gedung nan roboh, saat ini telah terpasang garis kuning peringatan untuk mencegah penduduk mendekat. Orang tua siswa berambisi pemerintah segera merealisasikan pembangunan kembali agar aktivitas belajar mengajar dan aktivitas keagamaan siswa dapat kembali melangkah dengan nyaman dan aman.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·