Dongkrak Lapangan Kerja, Kementrans Dorong Kawasan Transmigrasi

54 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang (Barelang), Batam, Kepulauan Riau. Hal tersebut dilakukan guna menciptakan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat nan inklusif dan berkelanjutan.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, pemerintah berupaya memastikan penduduk Rempang tidak hanya beranjak ke letak baru, tetapi juga mempunyai sumber penghidupan nan berkelanjutan.

"Prinsipnya, masyarakat tidak hanya sekadar pindah ke tempat baru, tetapi juga kudu mempunyai pekerjaan nan terus menghasilkan pendapatan untuk kesejahteraan mereka," ujar Menteri Iftitah dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (28/8/2026).

Guna mendorong pengembangan tersebut, Kementrans bekerja sama dengan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. Dari situ, pihak mengenai juga melaporkan perkembangan secara berkala kepada Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Dirinya bilang, kondisi Rempang dalam satu tahun terakhir semakin kondusif. Situasi nan lebih tenteram dinilai menjadi modal krusial untuk mendorong pembangunan area sekaligus menciptakan suasana investasi nan sehat.

"Alhamdulillah, selama satu tahun terakhir situasinya semakin tenteram dan kondusif. Ini krusial untuk menghadirkan suasana investasi nan nyaman bagi semua pihak. Hal ini nan bakal terus kami bangun," kata Iftitah.

Di samping itu, Iftitah menjelaskan, pihaknya turut menyerahkan 16 unit kapal nelayan kepada penduduk sebagai corak support langsung bagi mereka. Tujuannya agar masyarakat pesisir tetap mempunyai mata pencaharian setelah proses penataan area dilakukan.

"Sebanyak 16 kapal nelayan sudah kami berikan kepada masyarakat. Harapannya, ini menjadi sarana bagi mereka untuk tetap bekerja dan meningkatkan pendapatan," terang dia.

Lantas, pengembangan Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang (Barelang), Batam, Kepulauan Riau diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah, tetapi juga menjadi contoh penataan area transmigrasi nan mengedepankan dialog, kesejahteraan, dan keberlanjutan hidup masyarakat setempat.

Lebih jauh, Kementrans telah memberikan support 16 unit kapal perikanan berukuran 5 Gross Tonnage (GT) kepada penduduk transmigran nan berprofesi sebagai nelayan Kawasan Transmigrasi Tanjung Banon, Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Setiap golongan nelayan menerima satu kapal komplit dengan perangkat pendukung penangkapan ikan.

"Para nelayan ini sangat senang lantaran ada bantuan. Kita berambisi dengan adanya support kapal ini dapat meningkatkan pendapatan mereka lantaran kelak InsyaAllah hasil tangkapannya bakal bisa bertambah banyak sehingga dapat menghidupi keluarga," imbuh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.

Selain memberikan tambahan kapal, Kementrans berbareng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta BP Batam juga menggelar training peningkatan kapabilitas (capacity building) bagi para nelayan area transmigrasi Tanjung Banon. Pelatihan itu mencakup teknik memaksimalkan penangkapan hingga pengolahan ikan agar mempunyai nilai jual lebih tinggi.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya