loading...
Salah satu tenaga kesehatan menyampaikan permintaan maaf melalui video usai komentarnya terhadap almarhum Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan viral. Foto: YouTube SindoNews
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Nurhadi mengecam oknum tenaga kesehatan (nakes) nan berkomentar nirempati terhadap pasien BPJS Kesehatan nan meninggal dunia. Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut etika profesi, tetapi juga menyentuh kepercayaan publik terhadap sistem pelayanan kesehatan nasional.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu menegaskan bahwa setiap pasien berkuasa memperoleh pelayanan kesehatan nan terhormat tanpa membedakan status pembiayaannya. "Terlepas gimana kronologi medisnya, setiap pasien berkuasa diperlakukan dengan hormat, bermartabat, dan penuh empati," ujar Nurhadi kepada wartawan nan dikutip, Jumat (7/8/2026).
Ia menilai, pekerjaan tenaga kesehatan merupakan pekerjaan kemanusiaan nan menuntut empati dan penghormatan terhadap martabat pasien. Untuk itu, Nurhadi berkata, ucapan maupun perilaku nan terkesan merendahkan penderitaan pasien tidak dapat dibenarkan.
Baca juga: KKI Identifikasi 10 Rumah Sakit Nakes nan Diduga Komentar Nirempati ke Pasien BPJS
"Pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari kecanggihan perangkat dan kompetensi medis, tetapi juga dari sikap empati, etika, dan penghormatan terhadap martabat manusia," tegasnya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·