Dua Kapal Tanker UEA Diserang Rudal di Selat Hormuz, Satu Awak Tewas

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX
Dua Kapal Tanker UEA Diserang Rudal di Selat Hormuz, Satu Awak Tewas Ilustrasi(Antara)

DUA kapal tanker milik Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan terkena serangan rudal jelajah saat melintasi jalur pelayaran selatan Selat Hormuz di wilayah perairan Oman pada Selasa (14/7) pagi. Insiden mematikan ini mengakibatkan satu awak kapal meninggal bumi dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Kementerian Pertahanan UEA mengonfirmasi bahwa dua kapal nan menjadi sasaran adalah Mombasa dan Al Bahiyah. Korban tewas dilaporkan merupakan seorang awak kapal berkewarganegaraan India nan berada di atas kapal Mombasa saat serangan terjadi.

Selain korban jiwa, delapan awak kapal lainnya mengalami luka-luka, nan terdiri atas enam penduduk negara India dan dua penduduk negara Ukraina. Empat di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi luka serius dan memerlukan penanganan medis intensif.

Kerusakan Kapal dan Upaya Pemadaman

Menurut keterangan resmi kementerian, kedua kapal mengalami kerusakan bentuk akibat hantaman rudal nan sempat memicu kebakaran di atas geladak. Namun, berkah kesigapan kru, api sukses dipadamkan sehingga situasi dapat segera dikendalikan sebelum kerusakan bertambah parah.

Pemerintah UEA mengecam keras kejadian tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap norma internasional serta ancaman nyata bagi keamanan dan stabilitas area Teluk.

"Kementerian mengutuk apa nan digambarkan sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap norma internasional dan ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas regional. UEA berkuasa untuk menanggapi dan mengambil semua tindakan nan diperlukan untuk melindungi kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasionalnya," bunyi pernyataan resmi pemerintah nan dilansir dari Anadolu, Selasa (14/7).

Laporan UKMTO dan Investigasi

Secara terpisah, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi telah menerima laporan dari kapten salah satu kapal tanker mengenai proyektil tak dikenal nan menghantam ruang mesin di sisi kanan kapal. Insiden tersebut tercatat terjadi sekitar 40 mil laut di timur laut Qalhat, Oman.

Saat ini, otoritas mengenai tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan asal-usul proyektil dan dalang di kembali serangan tersebut. UKMTO juga mengeluarkan imbauan agar seluruh kapal nan beraksi di area tersebut meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap aktivitas nan mencurigakan.

Ketegangan di Kawasan Teluk

Peristiwa ini terjadi di tengah situasi keamanan area Teluk nan kembali memanas. Dalam beberapa hari terakhir, Amerika Serikat dilaporkan telah melancarkan gelombang serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran.

Langkah Washington tersebut diklaim sebagai upaya untuk mengurangi keahlian Teheran dalam mengganggu jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, nan merupakan jalur vital bagi pasokan daya global. (Fer/I-1)

Selengkapnya