ARTICLE AD BOX
loading...
Duta Besar Republik Islam Iran, HE Mohammad Boroujerdi menyatakan negaranya tak mau ada gencatan senjata di Gaza, lantaran tak menguntungkan rakyat Palestina. Foto/Achmad Al Fiqri
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia, HE Mohammad Boroujerdi menyatakan, negaranya menginginginkan gencatan senjata terjadi di Lebanon. Namun, pihaknya tak mau ada gencatan senjata di Gaza, lantaran tak menguntungkan rakyat Palestina.
Menurutnya, situasi di Lebanon dan di Palestina berbeda. Ia berkata, Lebanon belum diduduki oleh tentara Israel, sementara kondisi di tanah Gaza telah dikuasai oleh zionis.
Baca juga: Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
"Ketika suatu wilayah diduduki, Anda tidak menginginkan gencatan senjata. Anda mau pendudukan itu berakhir. Anda mau tanah tersebut kembali ke masyarakat nan sebenarnya. Rakyat tidak menginginkan gencatan senjata," ujar Boroujerdi dalam obrolan Serikat Jurnalis Islam Indonesia (Sajid) berjudul di AQL Islamic Center, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).
Boroujerdi pun mencontohkan jika Jakarta dikuasai selama berminggu-minggu dan ada nan menyerukan gencatan senjata. Ia meyakini, kebanyakan rakyat tak bakal setuju sebelum dibebaskan lebih dulu Jakarta.
"Jadi, Palestina telah diduduki. Tetapi Lebanon, tidak. Lebanon sedang dibombardir di mana-mana. Jadi, kita menginginkan gencatan senjata di Lebanon, tetapi tidak di Gaza lantaran gencatan senjata di Gaza, itu tidak menguntungkan rakyat Palestina. Mereka mau tanah mereka bebas," ujar Boroujerdi.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·