Edukasi 2.711 Pemilih Pemula saat asa Pengenalan Lingkungan Sekolah, KPU Badung Kenalkan Portal Digital Mandiri

2 hari yang lalu 5
Edukasi 2.711 Pemilih Pemula saat asa Pengenalan Lingkungan Sekolah, KPU Badung Kenalkan Portal Digital Mandiri Suasana aktivitas edukasi kepada pemilih pemula pada saat masa MPLS dengan memperkenalkan portal digital mandiri.(Dok KPU Badung)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung melaksanakan rangkaian program pendidikan pemilih berjudul "Democracy Creative Space (DCS) Goes to MPLS" nan diintegrasikan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun aliran 2026/2027. Kegiatan nan berjalan empat hari ini menyasar 13 sekolah SMA/SMK/MA sederajat sebagai pemilih pemula nan jumlahnya 2.711 siswa di Badung. 
  
Anggota KPU Kabupaten Badung sekaligus Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Agung Rio Swandisara, menjelaskan, melalui program ini para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai kerakyatan substantif, ialah menanamkan kesadaran bahwa kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat, mengikis sikap apolitis, serta menolak keras praktik politik duit (money politics).

Berbeda dengan pola konvensional, model edukasi dalam program ini berbasis pada portal penemuan pelayanan publik resmi milik KPU Badung, ialah dcskpubadung.id. Melalui platform digital tersebut, materi disampaikan langsung melalui potral DCS dan para siswa juga dapat melakukan pembelajaran secara berdikari melalui fitur e-learning, mengikuti Kuis Pemilu secara interaktif, dan berkuasa mendapatkan e-sertifikat resmi sebagai corak apresiasi keterlibatan aktif mereka.
 
Menurut Agung Rio, integrasi teknologi digital ini bermaksud untuk mempermudah akses pemilih pemula dalam mendalami materi kepemiluan kapan saja dan di mana saja. "Melalui kreasi program Democracy Creative Space Goes to MPLS nan dilaksanakan sepanjang 13-16 Juli kemarin, kami mengenalkan portal penemuan dcskpubadung.id. Kami mau masuk ke ruang ekspresi remaja dengan metode digital nan dekat dengan mereka. Di portal ini, ribuan siswa bisa belajar berdikari melalui e-learning, menguji wawasan mereka lewat Kuis Pemilu, dan langsung mendapatkan e-sertifikat," ujar Agung Rio Swandisara di Badung, Jumat (17/7).

Agung Rio juga menjelaskan, pemanfaatan portal digital ini juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan pemahaman positif mengenai prinsip politik sebagai seni mencapai tujuan kebaikan bersama, sekaligus menjadi tembok pencegahan politik duit sejak dini. 

"Ketika para pemilih muda ini secara berdikari mau belajar, memahami prinsip kedaulatan rakyat, dan berkomitmen menolak politik uang, kualitas kerakyatan kita di masa depan bakal terjaga. Kami berambisi 2.711 siswa nan tersebar di 13 sekolah ini menjadi pionir pemilih pandai dan pemasok perubahan di lingkungan mereka masing-masing," imbuhnya.

Dengan berakhirnya fase sosialisasi tatap muka pada masa MPLS, KPU Kabupaten Badung mengimbau sekolah-sekolah dan para siswa untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan portal dcskpubadung.id sebagai pusat literasi kepemiluan nan berkelanjutan. (H-2)

Selengkapnya