Sejumlah petugas mengarahkan para korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II menuju bus setibanya di Dermaga Madura, Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2026). KRI Nala-363 mengevakuasi 30 penumpang selamat dan dua korban meninggal bumi dalam musiba(ANTARA FOTO/Didik Suhartono/nym.)
PROSES evakuasi korban KM Mutiara Sentosa nan terbakar di perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyantap waktu lebih lama akibat kondisi cuaca. Hal itu disampaikan Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Senin (3/8).
"Pada saat kejadian kondisi cuaca di perairan tidak baik-baik saja. Karena itu, dalam proses pemindahan juga menyantap waktu, tapi Alhamdulillah dalam satu hari seluruh korban nan ada bisa kita evakuasi," ujarnya di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8).
Basarnas mendapatkan support dari kapal nan melintas di sekitar perairan tersebut. Syafii mengatakan korban KM Mutiara Sentosa II nan sukses ditemukan dan dievakuasi lantaran support kapal-kapal tersebut.
Selain itu, Basarnas juga memanfaatkan aplikasi untuk pencarian korban KM Mutiara Sentosa II. Aplikasi milik SAR itu, terang dia, dapat memperhitungkan arah angin, kecepatan arus, tinggi gelombang, dan kecepatan ombak sehingga area pencarian lebih akurat.
"Menjadi pertimbangan untuk menentukan pola operasi," kata dia.
Ia berambisi seluruh korban KM Mutiara Sentosa II dapat ditemukan.
"Mudah-mudahan seluruh korban sudah ditemukan," ucap dia.
Kebakaran terjadi di KMP Mutiara Sentosa II nan sedang berlayar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8). Kapal penumpang itu melayani rute Surabaya-Makassar. Adapun kebakaran terjadi pada pukul 06.00-07.00 WIB. (Ant/H-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·