Expo 20 Tahun Sekolah Sukma Bangsa Pamerkan Ratusan Karya Siswa

4 hari yang lalu 12
Expo 20 Tahun Sekolah Sukma Bangsa Pamerkan Ratusan Karya Siswa Ketua Panitia Bidang Expo Pidie, Rizki Nova Amelida, memperlihatkan hasil karya siswa Sekolah Sukma Bangsa Pidie, kepada Media Indonesia.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

PERJALANAN dua dasawarsa Sekolah Sukma Bangsa (SSB) dalam meniti era dan memandu generasi diwarnai dengan beragam dinamika perjuangan. Sebagai corak refleksi atas 20 tahun dedikasi tersebut, Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe menggelar pameran (expo) hasil karya siswa dan pengarsipan perjalanan sekolah.

Pameran nan merangkum jejak perjuangan dua dasawarsa ini berjalan selama empat hari, mulai tanggal 20 hingga 23 Juni 2026. Kegiatan dipusatkan di komplek Sekolah Sukma Bangsa Kota Lhokseumawe.

Ketua Panitia Bidang Expo Pidie, Rizki Nova Amelida, menjelaskan bahwa pameran ini menampilkan beragam produktivitas siswa, mulai dari karya literasi hingga seni kriya. Salah satu sorotan utama adalah kehadiran ratusan kitab karangan alias karya tulis original dari para siswa.

"Di antara peralatan nan dihadirkan adalah ratusan kitab karangan siswa. Selain itu, ada lukisan, kerajinan batik, pemanfaatan peralatan bekas, tembikar dari tanah liat, seni rupa, hingga kaligrafi dan kembang hias," ujar Rizki Nova Amelida kepada Media Indonesia, Jumat (17/7).

Perempuan nan berkawan disapa Ibu Amel ini menambahkan, pameran tidak hanya terbatas pada karya siswa, tetapi juga mencakup karya tulis dari pembimbing dan tenaga kependidikan. Khusus dari SSB Pidie, terdapat sedikitnya 64 titel kitab nan dipamerkan. Menariknya, pameran ini juga diikuti oleh kontingen dari luar Aceh, ialah Sekolah Sukma Sigi, Sulawesi Tengah.

"Melalui EXPO ini, kami berambisi dapat menggambarkan perjalanan 20 tahun Sekolah Sukma di Aceh pasca-tsunami melalui karya visual dan nyata, nan mencakup bagian pendidikan, kerja sama, advokasi, hingga riset," tambah pembimbing IPA SMP Sukma Bangsa Pidie tersebut.

Direktur Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Marthunis Bukhari, menyatakan bahwa seluruh rangkaian refleksi dua dasawarsa ini bakal mencapai puncaknya pada 23 Juli 2026 di Lhokseumawe. Acara puncak tersebut direncanakan dihadiri langsung oleh Chairman Media Group sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Sukma, Surya Paloh, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof Abdul Mu'ti.

"Ini bukan sekadar seremoni usia, tetapi momentum untuk membekali peserta didik dengan kompetensi masa depan sembari terus menyalakan angan dan merawat perdamaian dari Aceh untuk Indonesia," pungkas laki-laki nan berkawan disapa Abi Martin tersebut. (MR/E-4)

Selengkapnya