Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pesepak bola asal Thailand tewas setelah tersambar petir saat pertandingan FA Golok Cup di Stadion Santiphap, Sungai Golok, Thailand, Selasa sore waktu setempat. Insiden nan terjadi di tengah hujan deras itu juga menyebabkan seorang penduduk negara Malaysia mengalami luka-luka.
Kepala Kepolisian Sungai Golok Kolonel Thun Sirikhunt mengatakan sambaran petir terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat ketika pertandingan tetap berlangsung. Menurut dia, petir tiba-tiba menyambar bagian tengah lapangan dan memicu jatuhnya sejumlah korban.
"Insiden tersebut menyebabkan lebih dari sembilan orang terluka, sementara seorang penduduk negara Thailand, Sofwan Awae (24 tahun), pemain Yala FC, meninggal dunia," ujar Thun, seperti dikutip Bernama, Rabu (5/8/2026).
Korban meninggal diketahui berjulukan Sofwan Awae (24), pemain Yala FC. Sementara korban asal Malaysia nan mengalami luka diidentifikasi sebagai Mohamad Alif Ezzahan Zulkifli (22). Selain keduanya, lebih dari sembilan orang dilaporkan mengalami luka akibat kejadian tersebut.
Thun menjelaskan polisi menerima laporan darurat sekitar pukul 17.30 waktu setempat dan langsung menuju letak kejadian. Saat tiba di stadion, petugas mendapati Sofwan dalam kondisi kritis akibat sambaran petir.
"Meskipun tim medis darurat telah berupaya keras untuk menyelamatkannya, korban akhirnya meninggal bumi akibat luka parah nan dideritanya dalam kejadian tersebut," kata Thun.
Seluruh korban luka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Sungai Golok untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi pemain asal Malaysia nan terluka belum dirinci lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Pihak kepolisian menyatakan tetap melakukan penyelidikan mengenai kejadian tersebut. Termasuk mengumpulkan keterangan mengenai kronologi kejadian nan berjalan saat cuaca jelek melanda area pertandingan.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·