George Russell Ungkap Resiliensi Hadapi Masalah Teknis Jelang GP Hungaria

2 jam yang lalu 4
George Russell Ungkap Resiliensi Hadapi Masalah Teknis Jelang GP Hungaria Pembalap Mercedes George Russell(AFP/Rudy Carezzevoli/Getty Images)

PEMBALAP Mercedes, George Russell, mengaku kudu berada dalam tingkat resiliensi tertinggi sepanjang kariernya untuk menghadapi beragam rintangan nan mengganggu persaingan gelar juara musim ini. Menjelang GP Hungaria, Russell sekarang tertinggal 50 poin dari rekan setimnya, Kimi Antonelli.

Defisit poin tersebut membengkak setelah Russell terpaksa kandas finis di GP Belgia pekan lampau akibat tabrakan di lap pertama dengan Lewis Hamilton. Di sisi lain, Antonelli justru tampil dominan dengan meraih kemenangan keenamnya dari 10 balapan nan telah melangkah musim ini.

"Saya merasa ini adalah momen di mana saya kudu menjadi nan paling handal sepanjang hidup saya. Saya bangga dengan mentalitas tersebut," ujar Russell. Ia menegaskan tetap percaya pada keahlian diri dan tim meski situasi sering kali tidak berpihak padanya.

Masalah Teknis nan Tersembunyi

Investigasi Mercedes pascabalapan di Spa-Francorchamps mengungkap adanya masalah pada sistem electrical deployment di mobil Russell. Masalah ini disebabkan oleh kesalahan kalibrasi dan kode nan sangat dalam pada unit daya (power unit) baru nan kompleks.

Di Belgia, masalah ini membikin Russell kehilangan waktu sekitar 0,25 detik saat kualifikasi. Saat balapan, situasi menjadi lebih jelek lantaran dia tidak mendapatkan dorongan tenaga listrik saat keluar dari tikungan pertama, nan membuatnya rentan terhadap serangan pembalap lain hingga akhirnya terlibat kejadian dengan Hamilton.

Analisis Teknis: Mengapa Antonelli Lebih Unggul di Spa?
Meskipun kedua mobil Mercedes mengalami masalah deployment nan sama, Antonelli lebih beruntung lantaran situasi balapan. Saat menuju Eau Rouge, Antonelli kudu mengangkat pedal gas (lift) lantaran tekanan dari Max Verstappen. Tindakan ini secara tidak sengaja melakukan reset pada sistemnya, sehingga dia mendapatkan tenaga penuh di lintasan lurus berikutnya. Sebaliknya, Russell melibas Eau Rouge dengan kecepatan penuh (flat out), nan justru membikin sistem listriknya tidak terpicu kembali.

Fokus pada Gaya Balap

Russell mengakui bahwa dia sempat terlalu konsentrasi mengubah style balapnya untuk mengompensasi kekurangan pada mesin. Namun, setelah info divalidasi pasca-GP Belgia, tim menyadari bahwa masalah utama bukan pada langkah mengemudi, melainkan pada sistem teknis.

Kategori Detail Informasi
Selisih Poin Saat Ini 50 Poin di belakang Kimi Antonelli
Pencapaian Antonelli 6 Kemenangan dari 10 Balapan
Penyebab Masalah Kalibrasi dan Kode Power Unit (Electrical Deployment)
Tren Performa Russell Pole di Spanyol & Austria, Menang di Austria

Persaingan di Hungaria

Menghadapi GP Hungaria nan mempunyai karakter sirkuit lambat dan teknis, Mercedes tetap dianggap sebagai tim favorit oleh para pesaingnya. Lewis Hamilton menyebut Mercedes tetap menjadi tim nan kudu dikalahkan lantaran kecepatan mereka di beragam jenis sirkuit, termasuk sirkuit berkecepatan rendah seperti Monaco.

Sementara itu, McLaren membawa pembaruan besar akhir pekan ini. Namun, juara bumi Lando Norris bersikap hati-hati.

"Kami mau optimis, tetapi beberapa peningkatan tahun ini mungkin tidak bekerja persis seperti nan diharapkan. Kami bakal menunggu dan memandang hasilnya di lintasan," pungkas Norris. (bbc/Z-1)

Selengkapnya