Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Selasa Pagi, Tinggi Letusan Capai 1,3 Km

2 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX
Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Selasa Pagi, Tinggi Letusan Capai 1,3 Km Gunung Semeru.(Kementerian ESDM)

GUNUNG Semeru nan terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik nan signifikan. Pada Selasa pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami erupsi sebanyak tujuh kali dengan tinggi kolom letusan mencapai 1,3 kilometer di atas puncak.

Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Lumajang, dua letusan besar dengan tinggi kolom abu 1,3 km alias sekitar 4.976 meter di atas permukaan laut (mdpl) teramati pada pukul 05.39 WIB dan 09.19 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menjelaskan bahwa pada erupsi pukul 05.39 WIB, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Sementara pada pukul 09.19 WIB, intensitas abu terpantau menebal ke arah timur laut dan timur.

Data Teknis Erupsi Semeru (Selasa):

  • Frekuensi Erupsi: 7 kali (Pukul 00.32 - 11.13 WIB)
  • Tinggi Letusan: 800 meter hingga 1,3 kilometer
  • Amplitudo Maksimum: 23 mm
  • Durasi Gempa Letusan: 116 detik
  • Status Aktivitas: Level III (Siaga)

Rekomendasi Keamanan dan Zona Bahaya

Seiring dengan aktivitas vulkanik nan tetap tinggi, pihak berkuasa menetapkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat dan wisatawan. Saat ini, Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga).

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, aktivitas juga dilarang dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan lantaran potensi ekspansi awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Zona Larangan Radius/Jarak Aman
Kawah/Puncak Radius 5 Kilometer (Bahaya lontaran batu pijar)
Sektor Tenggara (Besuk Kobokan) 13 Kilometer dari puncak
Sempadan Sungai (Besuk Kobokan) 500 Meter dari tepi sungai

Sigit juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai nan berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di jalur Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. (Ant/I-1)

Selengkapnya