Hakim Danish Ungkap Alasan Finis di Belakang Veda Ega di Moto3 Jerman

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Pembalap MSi asal Malaysia, Hakim Danish, mengungkapkan argumen finis di belakang Veda Ega Pratama dalam Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu.

Hakim Danish nan start dari posisi ketiga finis ke-12 dalam balapan tersebut, sementara Veda Ega Pratama finis ke-8.

Veda Ega menunjukkan progres dalam balapan setelah start dari posisi ke-13 lampau finis di 10 besar. Pembalap KTM, Brian Uruarte, jadi pemenang di Moto3 Jerman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Berita Harian, Hakim Danish menjalani balapan di Sachsenring dengan kurang percaya diri. Pasalnya, dia merasa mengalami masalah pada cengkeraman pada ban sejak sesi latihan.

"Minggu ini cukup susah bagi saya. Sejak sesi latihan, saya tidak merasa terlalu percaya diri, tetapi setiap sesi saya mencoba untuk memperbaiki masalah nan saya hadapi," ujar Hakim Danish.

"Selama sesi kualifikasi saya menggunakan ban lunak untuk melakukan 'time attack' dan saya pikir cengkeramannya sangat bagus. Namun untuk balapan, saya menggunakan ban keras lantaran balapan di sini cukup panjang, 23 lap," kata Hakim melanjutkan.

Menggunakan ban keras saat balapan membikin pembalap 18 tahun ini kesulitan mendapatkan grip nan bagus pada ban belakang. Akhirnya, Hakim tidak bisa mempertahankan posisi di barisan depan.

"Saya kesulitan dengan cengkeraman pada ban belakang sejak awal balapan. Saya mencoba mengatasinya sebaik mungkin dan mengejar golongan terdepan, tetapi itu cukup sulit," tutur Hakim.

Banner Gempita Bola 2026

Pembalap asal Terengganu itu berjanji bakal memanfaatkan jarak Moto3 2026 setelah seri Jerman untuk memperbaiki kelemahan di paruh pertama.

"Saya bakal terus bekerja keras dan memperbaiki kelemahan saya sehingga saya dapat tampil lebih baik dalam balapan setelah jarak pertengahan musim," ucap Hakim.

[Gambas:Video CNN]

(sry/rhr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya