Harga Ayam Broiler di Jakarta Terjun Bebas, Udah 4 Bulan Cuma Rp13.000

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Harga ayam hidup di tingkat peternak ambruk hingga Rp13.000/kg, jauh di bawah HPP. Sepinya pembeli dan pasokan melimpah menekan nilai sejak April 2026.

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026). Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mengungkapkan, penurunan ini telah berjalan sejak April 2026, di mana penurunannya sempat di nomor Rp 18.000/kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Padahal nilai pokok produksi (HPP) telah naik ke nomor Rp 22.000-23.000/kg. Kondisi ini terjadi lantaran kenaikan sejumlah bahan pokok produksi. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Pantauan di lapangan, Arya (35) menjelaskan "Harga turun drastis sejak bulan empat sampai sekarang harganya kurang lebih Rp 13.000/kg" ungkapnya saat berbincang dengan CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Arya juga menyebut ini diperparah dengan liburnya anak sekolah, di mana program makan bergizi cuma-cuma (MBG) juga sedang disetop. Meski begitu, menurut dia penyerapan MBG juga tidak begitu besar. Untuk itu, pihaknya meminta agar pemerintah memasukkan kembali ayam bagian dari support sosial. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Terlihat beberapa gerai pemotongan ayam sunyi pembeli hanya ada penduduk nan berlalu lalang. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Stok ayam broiler tetap terlihat dikandang besi milik pedagang. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Sebelumnya, penurunan itu juga diikuti dengan penurunan nilai ayam di pasar. Berdasarkan info Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) milik Kementerian Perdagangan, info Harga Nasional Tertimbang (HNT) per 26 Juni 2026, nilai rata-rata daging ayam ras tercatat Rp 35.800/kg, turun 0,16% dibanding sehari sebelumnya nan berada di level Rp 35.858/kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Jika memandang tren sebulan terakhir, nilai daging ayam ras terus bergerak menurun. Dari posisi sekitar Rp 37.921/kg pada 29 Mei, sekarang turun menjadi Rp 35.800/kg pada 26 Juni. Artinya, nilai telah terkoreksi sekitar Rp 2.121/kg alias sekitar 5,6% dalam satu bulan terakhir. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Kemudian, berasas info Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) nan dikelola Bank Indonesia, nilai ayam secara rata-rata nasional pada tanggal 26 mengalami kenaikan hingga berada di posisi Rp 37.200/kg. Angka tersebut naik dibandingkan pada tiga hari nan lampau Rp 37.050/kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Harga tersebut berada di bawah patokan pemerintah ialah Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2024, nan mana HAP daging ayam ras di Rp 40.000/kg. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Harga ayam di penjual turun drastis ke nomor Rp 13.000/kg di pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan berasas hasil pemantauan, penurunan nilai nan terjadi dipengaruhi oleh kondisi pasokan nan lebih tinggi dibandingkan keahlian serap pasar. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya