Harga Bensin Hingga Oli Mesin Naik Picu Inflasi 3,34% di RI

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Tekanan inflasi di Indonesia mengalami kenaikan pada Juni 2026, hingga mendorong inflasi tahunan ke level 3,34% year on year (yoy) alias mendekati sasaran atas sasaran inflasi pemerintah di rentang 1,5%-3,5%.

Salah satu pemicunya adalah nilai transportasi nan mengalami kenaikan, terutama akibat tingginya nilai bahan bakar minyak (BBM) hingga oli mesin. Inflasi golongan pengeluaran transportasi mencapai 4,57% dengan andil 0,55%

"Inflasi pada golongan transportasi ini disumbang kenaikan bensin, tarif pikulan udara dan juga pelumas alias oli mesin," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konvensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

BPS mencatat, unik pada Juni 2026, tekanan inflasi pada komoditas bensin sudah mencapai 4,53% dengan andil 0,21%, tarif pikulan udara 5,11% dengan andil 0,05%, serta pelumas alias oli mesin 4,89% dengan andil 0,01%.

"Komoditas bensin mengalami inflasi lantaran penyesuaian nilai BBM non subsidi dan sebanyak 2 kali pada bulan Juni, ialah pada 1 JUni dan 10 Juni 2026," paparnya.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya