Ilustrasi(Dok Istimewa)
RAUT haru dari wajah Yurmina, penduduk Desa Pulau Rengas Ulu, Kabupaten Merangin, Jambi saat menerima kunci rumah nan telah selesai direnovasi. Rumah nan sebelumnya dalam kondisi kurang layak huni itu sekarang berdiri kokoh, aman, dan nyaman untuk ditempati berkah kerjasama antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Merangin.
Program bedah rumah tersebut menjadi bentuk nyata penerapan Program 15 Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, nan mendorong jejeran Pemasyarakatan untuk tidak hanya berfokus pada pembinaan penduduk binaan, tetapi juga menghadirkan faedah langsung bagi masyarakat melalui tindakan sosial, penguatan kepedulian, dan kerjasama dengan beragam pemangku kepentingan.
Prosesi penyerahan rumah diawali dengan sambutan Kepala Desa Pulau Rengas Ulu, Niko, nan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak nan telah mewujudkan angan warganya mempunyai kediaman nan layak. Menurutnya, support tersebut bukan sekadar membangun sebuah rumah, melainkan menghadirkan angan baru bagi family penerima manfaat.
Dalam penyelenggaraan program ini, Lapas Kelas IIB Bangko juga melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) nan telah mempunyai keahlian di bagian pertukangan. Keterlibatan mereka menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian di dalam lapas bisa menghasilkan sumber daya manusia nan terampil, produktif, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, mengatakan program bedah rumah merupakan corak nyata kepedulian Pemasyarakatan sekaligus penerapan pengarahan Menteri Imipas Agus Andrianto agar hasil pembinaan memberikan akibat nan lebih luas.
"Pemasyarakatan tidak hanya membina penduduk binaan, tetapi juga memastikan hasil pembinaan tersebut dapat memberikan faedah bagi masyarakat. Melalui kerjasama berbareng BAZNAS Kabupaten Merangin, kami berambisi program ini menghadirkan angan baru bagi Ibu Yurmina dan keluarganya. Keterlibatan penduduk bimbingan dalam proses pembangunan menjadi bukti bahwa pembinaan nan diberikan bisa melahirkan keterampilan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Inilah bentuk nyata pengarahan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan agar Pemasyarakatan semakin berakibat dan semakin berfaedah bagi masyarakat," ujar Heri, saat dilihat di kanal YouTube Lapas Bangko, Sabtu (18/7/2026).
Ia menambahkan, kerjasama tersebut merupakan penerapan semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat, di mana hasil pembinaan tidak berakhir di kembali tembok lapas, tetapi diwujudkan melalui karya dan pengabdian nan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Baznas Kabupaten Merangin, Drs. H. Marzuki Yahya, menilai program bedah rumah menjadi bukti nyata sinergi nan telah terjalin dengan Lapas Kelas IIB Bangko. Sebelumnya, kedua lembaga telah bekerja sama dalam program pembinaan kemandirian bagi penduduk binaan, dan sekarang kerjasama tersebut diperluas melalui aktivitas sosial nan langsung menyentuh masyarakat.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·