Ilustrasi(Dok Istimewa)
PENGAMAT politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio (Hensa), memenuhi pemanggilan penjelasan dari Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan mengenai pemeriksaan perpajakan ahli ekonomi Ferry Latuhihin.
Usai menjalani proses klarifikasi, laki-laki nan berkawan disapa Hensa ini mengapresiasi keahlian dan profesionalisme petugas pajak nan dinilainya bekerja secara obyektif tanpa terpengaruh oleh opini publik maupun polemik nan beredar.
Ia menegaskan, kehadirannya memenuhi panggilan Ditjen Pajak merupakan corak komitmen dan kepercayaan terhadap prosedur otoritas perpajakan negara.
"Saya kagum sama petugas Ditjen Pajak itu kemarin. Dia tidak melebar ke mana-mana, sangat ahli dan konsentrasi pada apa nan memang dicari. Terlepas dari beragam kontroversi, petugas pajaknya tidak bicara seperti itu, dia murni melakukan tugasnya saja," ujar Hensa di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Buka Suara Soal Honor Narasumber Podcast
Hensa mengungkapkan bahwa pemeriksaan berjalan sigap dan efisien. Pertanyaan nan diajukan interogator berpusat pada substansi serta corak apresiasi nan diberikan kepada Ferry Latuhihin saat diundang sebagai narasumber podcast.
Kepada petugas pajak, Hensa membeberkan secara transparan bahwa dirinya tidak pernah memberikan hadiah dalam corak duit tunai kepada narasumber, melainkan sebatas buah tangan sederhana.
"Yang ditanya sebenarnya pertanyaannya satu saja, 'Mas Hensa mengundang Prof. Ferry Latuhihin dikasih honor ya?' Saya jawab tidak pernah kasih uang. Semua narasumber saya pilihannya hanya dua, buah alias cookies. Waktu itu Prof. Ferry saya kasih cookies seharga Rp125 ribu sampai Rp150 ribu," paparnya.
Lebih lanjut, Hensa menilai proses penjelasan perpajakan merupakan rutinitas kelembagaan nan patut dihormati oleh seluruh penduduk negara. Ia mengimbau publik untuk tidak bersikap reaktif alias menghindari panggilan lembaga pemerintah selama tidak ada perihal nan disembunyikan.
"Nah itu nan saya hindari, makanya saya datang. Petugas pajak hanya menjalankan kewajiban, kita datang saja agar semuanya jelas," pungkas Hensa. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·