Hujan Guyur Pidie Aceh, Petani Padi Mulai Lega di Tengah El Nino

19 jam yang lalu 4
Hujan Guyur Pidie Aceh, Petani Padi Mulai Lega di Tengah El Nino Satu jam saja turun hujan, lahan sawah petani mulai ceria.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

PETANI di sebagian area Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, mulai merasa lega. Dalam tiga hari terakhir, hujan dengan intensitas lebat mulai membasahi bumi dan lahan persawahan di wilayah setempat.

Meskipun curah hujan tersebut belum sampai menggenangi bagian bawah tanaman padi, kehadirannya setidaknya telah menurunkan suhu udara. Hawa dingin nan dibawa hujan membikin daun-daun padi kembali segar setelah sebelumnya terpapar cuaca panas ekstrem.

Beberapa letak nan mulai disirami air hujan di tengah kejadian cuaca El Nino ini meliputi Kecamatan Delima, Kecamatan Peukan Baro, Indra Jaya, dan Kecamatan Mutiara. Di Kecamatan Indrajaya dan Peukan Baro, hujan lebat dilaporkan turun selama sekitar satu jam pada sore alias malam hari dalam tiga hari terakhir.

"Sudah tiga hari hujan turun sekitar satu jam di waktu sore alias malam hari. Cuaca nan sebelumnya panas membakar bumi, sekarang sudah terasa dingin dan lega," tutur Zulkifli, penduduk Kemukiman Lampoi Saka, kepada Media Indonesia, Senin (20/7).

Kondisi ini membawa perubahan signifikan pada lingkungan sekitar. Setelah hujan turun, meski durasinya tidak lama, hawa di sekitar pepohonan menjadi sangat sejuk, memberikan akibat positif bagi pertumbuhan tanaman padi milik warga.

Selain itu, dalam tiga hari terakhir, pasokan air di sepanjang jalur irigasi setempat mulai membaik. Jika sebelumnya area tersebut dipenuhi oleh mesin pompa air untuk menyedot sisa-sisa air, sekarang aliran irigasi sudah mulai terisi kembali secara alami. (I-2)

Selengkapnya