Eddie Howe.(Instagram)
EDDIE Howe dikabarkan bakal mengakhiri kebersamaannya dengan Newcastle United setelah nyaris lima tahun menangani The Magpies. Keputusan tersebut diambil di tengah kekecewaan sang pembimbing terhadap arah pembangunan skuad pada bursa transfer musim panas ini.
Sejumlah sumber menyebut Howe telah menyampaikan keinginannya untuk mundur kepada manajemen sekitar dua pekan lalu. Newcastle sempat berupaya membujuk pembimbing berumur 48 tahun itu agar tetap memperkuat namun pada akhirnya menerima keputusan tersebut.
Meski demikian, klub meminta Howe tetap mendampingi tim hingga penggantinya ditentukan. Permintaan itu disanggupi sang pelatih. Pertandingan pramusim melawan Bristol City nan berhujung dengan kekalahan 1-4 pada Kamis (30/7) menjadi laga terakhirnya di bangku pembimbing Newcastle.
Menurut laporan, Howe tidak mempunyai kesepakatan dengan klub lain. Ia disebut mau beristirahat sejenak dari bumi kepelatihan sebelum menentukan langkah berikutnya.
Keputusan itu juga dipengaruhi situasi skuad Newcastle. Howe dikabarkan kecewa dengan aktivitas transfer klub meski memahami kebutuhan klub untuk menjual sejumlah pemain demi menyeimbangkan kondisi finansial. Musim lalu, Alexander Isak hengkang ke Liverpool.
Musim panas ini Newcastle juga kehilangan beberapa pilar penting. Sandro Tonali berasosiasi dengan Tottenham Hotspur dan Anthony Gordon nan direkrut Barcelona. Di saat bersamaan, kapten tim Bruno Guimaraes juga diincar Arsenal.
Padahal, Newcastle menggelontorkan biaya sekitar 240 juta poundsterling untuk mendatangkan pemain baru pada musim lalu. Namun, perubahan komposisi skuad dinilai membikin Howe semakin susah mempertahankan daya saing tim.
Howe mulai menangani Newcastle pada November 2021, tidak lama setelah klub diakuisisi oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. Di bawah kepemimpinannya, Newcastle bangkit menjadi kekuatan baru di Liga Inggris.
Sang pembimbing mengakhiri penantian panjang klub selama 70 tahun untuk meraih trofi domestik setelah membawa Newcastle menjuarai Piala Liga Inggris 2025. Howe juga mengantar the Magpies lolos ke Liga Champions pada 2023 dan 2025.
Pada musim lalu, Newcastle melaju hingga babak 16 besar Liga Champions. Di kejuaraan domestik, mereka kandas mempertahankan gelar Piala Liga setelah terhenti di semifinal dan hanya finis di ranking ke-12 Liga Primer Inggris setelah menelan 17 kekalahan dari 38 pertandingan.
Newcastle disebut telah mengarahkan pilihan kepada pembimbing Al-Ahli, Matthias Jaissle, sebagai suksesor Howe. Pelatih asal Jerman berumur 38 tahun itu mencuri perhatian setelah membawa Al-Ahli menjuarai Liga Champions Asia dua musim berturut-turut pada 2024-2025 dan 2025-2026.
Sebelum berkarier di Arab Saudi, Jaissle membangun reputasi sebagai pembimbing muda berbakat di Eropa. Ia memulai pekerjaan kepelatihan sebagai asisten di Brondby sebelum menangani Liefering di Austria.
Namanya semakin dikenal saat dipercaya melatih RB Salzburg pada 2021 menggantikan Jesse Marsch. Bersama klub Austria itu, Jaissle sukses mempersembahkan dua gelar Bundesliga Austria dan dua trofi Piala Austria secara beruntun. (Dhk/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·