Jakarta, CNN Indonesia --
Panitia Penyelenggara Piala Presiden 2026 menyiapkan sederet solusi guna mengatasi keluhan padatnya agenda pertandingan babak final.
Jarak laga semifinal menuju partai puncak terbilang sangat mepet lantaran hanya menyisakan jarak satu hari. Pertandingan semifinal telah tuntas pada Selasa (4/8), sedangkan duel perebutan juara antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya langsung digelar Kamis (6/8).
Wakil Ketua OC Bidang Administrasi Turnamen Risha Ady Wijaya menegaskan pihaknya memberikan diskresi taktis bagi tim peserta. Setiap pembimbing diizinkan mendaftarkan amunisi baru jelang semifinal serta melakukan hingga 12 kali pergantian pemain di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan untuk mengantisipasi tentang schedule nan sangat ketat, kita memberikan kebebasan kepada klub peserta untuk menggantikan rotasi pemain sebanyak 12 pemain dalam satu kali pertandingan," ujar Risha saat sesi bertemu pers di Jakarta, Rabu (5/8).
"Jadi tinggal pembimbing saja untuk mengatur gimana rotasi itu bisa dilaksanakan," lanjutnya.
Risha menjelaskan kebijakan ini diambil agar kondisi kebugaran pemain tetap terjaga meski bertanding dalam tempo tinggi. Panitia apalagi melayangkan surat resmi sejak dua hari sebelum semifinal agar klub lekas meregister deretan pemain barunya.
Langkah elastis ini juga dibarengi dengan kepatuhan izin nan sudah disetujui oleh AFC sejak awal Juli. Menurutnya, patokan baku jarak rehat 72 jam sejatinya hanya diwajibkan untuk turnamen antarnegara di bawah naungan FIFA.
"Terkait persoalan 72 jam masa istirahat, jika boleh kami share bahwa 72 jam masa rehat itu adalah rekomendasi FIFA terhadap anggotanya dengan catatan untuk turnamen antar-federasi, artinya antar-negara," kata Risha.
"Seperti Timnas kita bertanding dengan Singapura alias Malaysia dan lain-lain. Dan tentunya juga unik untuk kejuaraan di bawah FIFA langsung," tambahnya.
(afr/afr/rhr)

1 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·