Progres pembangunan Jalan Tol Layang baru ini mencapai 44,12% dan ditargetkan dapat beraksi pada 2028. Ke Bandara Soetta anti macet.
Suasana pengerjaan area proyek pembangunan Jalan Tol Harbour Road II (HBR II) di area Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (7/8/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Progres pembangunan Jalan Tol Harbour Road II Ancol Timur-Pluit (elevated) per Kamis (6/8) mencapai 44,12% dan ditargetkan dapat beraksi pada 2028. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Proyek tol layang bertingkat sepanjang 9,68 km nan masuk dalam Proyek Strategis Nasional tersebut bakal memperlancar arus logistik menuju Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus membantu mengurai kemacetan di area tersebut. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jumlah pembebasan lahan sudah mencapai 253.291 meter persegi alias 64,57% dari total sasaran lahan nan digunakan dan lahan nan sudah dapat dilakukan bangunan 319.895 meter persegi alias 81,55% dari target. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Capaian ini juga sudah melampaui dari agenda nan ditetapkan sampai dengan Juli 2026, dengan sasaran penyelesaian pembangunan secara total adalah triwulan pertama 2028. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pembangunan jalan tol tersebut mempunyai nilai investasi Rp15 triliun hingga Rp15,8 triliun nan dibiayai oleh pihak swasta alias tanpa menggunakan APBN. Pemerintah juga bakal terus mendukung dan melakukan pertimbangan pembangunan tol tersebut dan mengharapkan sasaran penyelesaian pembangunan pada triwulan I 2028 dapat dicapai. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·