Jalan Putus-Jembatan Ambruk, Potret Banjir Buat Negara Darurat

19 jam yang lalu 5

Chile menetapkan keadaan darurat setelah hujan ekstrem memicu banjir di Coquimbo, menewaskan lima orang serta merusak jalan, jembatan, dan infrastruktur.

Pemerintah Chile menetapkan keadaan darurat di wilayah tengah utara negara itu pada Senin (20/7/2026) setelah hujan ekstrem nan dipicu front cuaca menyebabkan banjir besar, merusak infrastruktur, dan menewaskan sedikitnya lima orang. (Tangkapan Laya

Sebuah jalan mengalami kerusakan setelah tergerus derasnya arus banjir nan melanda wilayah tengah utara Chile, Senin (20/7/2026). Hujan ekstrem nan dipicu front cuaca menyebabkan banjir besar, merusak infrastruktur, menewaskan sedikitnya lima orang, serta mengganggu jasa dasar di sejumlah wilayah. Akibatnya, pemerintah menetapkan status keadaan darurat, terutama di area Coquimbo. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Pemandangan tanah longsor besar-besaran di sebuah jalan di lingkungan pinggiran kota setelah hujan lebat akibat front cuaca nan menyebabkan banjir dan mendorong pihak berkuasa Chili untuk menyatakan keadaan darurat preventif pada awal pekan ini, di

Dalam foto terlihat gimana banjir memutus jalanan. Mobil-mobil tak bisa lewat. (REUTERS/Rodrigo Garrido)

Pemerintah Chile menetapkan keadaan darurat di wilayah tengah utara negara itu pada Senin (20/7/2026) setelah hujan ekstrem nan dipicu front cuaca menyebabkan banjir besar, merusak infrastruktur, dan menewaskan sedikitnya lima orang.

Sejumlah jembatan tampak putus dan ambruk setelah diterjang arus banjir nan sangat deras akibat hujan ekstrem. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Sebuah tayangan drone menunjukkan sebuah rumah nan dikelilingi air banjir setelah hujan lebat akibat front cuaca nan menyebabkan banjir dan mendorong pihak berkuasa Chili untuk menyatakan keadaan darurat di La Serena, Chili, 20 Juli 2026.

Pemerintah menjelaskan bahwa penetapan keadaan darurat merupakan langkah unik nan diterapkan dalam situasi luar biasa. Kebijakan ini memberi kewenangan lebih besar kepada otoritas untuk mengambil langkah sigap dalam penanganan bencana, termasuk membatasi hak-hak tertentu demi keselamatan masyarakat. (REUTERS/Jorge Vega)

Pemandangan rumah-rumah di tepi Sungai Mapocho setelah hujan lebat akibat front cuaca nan menyebabkan banjir dan mendorong pihak berkuasa Chili untuk menyatakan keadaan darurat preventif pada awal pekan ini, di Talagante, Chili, 18 Juli 2026.

Layanan Nasional untuk Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (SENAPRED) melaporkan bahwa Coquimbo diguyur nyaris 20 milimeter hujan hanya dalam rentang satu jam pada Minggu malam. Jumlah tersebut setara dengan curah hujan nan biasanya diterima wilayah itu selama satu bulan dan disebut sebagai peristiwa "curah hujan nan tidak normal dan ekstrem". (REUTERS/Diego Reyes)

Orang-orang melangkah di samping rumah-rumah di tepi Sungai Mapocho setelah hujan lebat akibat front cuaca nan menyebabkan banjir dan mendorong pihak berkuasa Chili untuk menyatakan keadaan darurat preventif pada awal pekan ini, di Talagante, Chili, 18 Juli 2026.

Dalam periode Sabtu hingga Minggu, salah satu stasiun pemantauan di Coquimbo mencatat akumulasi curah hujan mencapai 84,9 milimeter, menjadi nomor tertinggi kedua setelah wilayah Atacama nan mencatat 102,2 milimeter. Kondisi ini memperparah banjir dan meningkatkan akibat longsor di sejumlah lokasi. (REUTERS/Diego Reyes)

Santiago Ramirez dan saudaranya membersihkan rumah mereka setelah hujan deras akibat front cuaca nan menyebabkan banjir dan mendorong pihak berkuasa Chili untuk menyatakan keadaan darurat preventif pada awal pekan ini, di Talagante, Chili, 18 Juli

Layanan meteorologi resmi Chile, MeteoChile, memperingatkan hujan diperkirakan tetap bakal berlanjut, terutama di Coquimbo, dengan potensi hujan lebat hingga Selasa. (REUTERS/Diego Reyes)

Petugas polisi mengangkut jenazah korban tanah longsor setelah hujan deras akibat front cuaca nan menyebabkan banjir, dan mendorong pihak berkuasa Chili untuk menyatakan keadaan darurat di La Serena, Chili, 20 Juli 2026.

Pemerintah wilayah pun mengimbau penduduk tetap berada di rumah, sementara petugas pemadam kebakaran, Carabineros de Chile, dan personel militer dikerahkan untuk membantu proses pemindahan dan penanganan darurat. (REUTERS/Jorge Vega)

Sebuah tayangan drone menunjukkan taman intermezo nan terendam banjir setelah hujan lebat akibat front cuaca nan menyebabkan banjir dan mendorong pihak berkuasa Chili untuk menyatakan keadaan darurat, di La Serena, Chili, 20 Juli 2026.

Sebuah taman intermezo turut terendam banjir setelah hujan ekstrem mengguyur wilayah tersebut. Sejak pekan lalu, sejumlah wilayah di Chile telah berada dalam status peringatan cuaca akibat front cuaca nan diperkuat kejadian El Niño. Hingga kini, otoritas tetap memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap akibat banjir serta akibat lanjutan cuaca ekstrem. (REUTERS/Jorge Vega)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya