Jaminan Kesehatan Lebih dari Singapura-Malaysia, Prabowo: We Are Rich

1 hari yang lalu 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan deretan program support sosial nan terus digelontorkan pemerintah terhadap masyarakat miskin di Indonesia, termasuk untuk urusan kesehatan.

Besarannya kata dia apalagi acapkali lipat dibanding negara lain, seperti Singapura hingga Malaysia hanya untuk program agunan kesehatan nasional alias JKN.

"Jaminan kesehatan nasional 96,8 juta orang,nyaris 100 juta. 20 kali lebih besar dari Singapura, 3,5 kali lebih besar dari Malaysia kita beri jaminan," kata Prabowo dalam aktivitas Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Selain itu, Prabowo pun menyebutkan, program bansos nan terus digelontorkan pemerintah juga lebih besar dibanding negara lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) nan menyasar 10 juta family penerima faedah dari desil 1-4.

Program itu dia sebut sudah menyesar sekitar 40 juta rakyat Indonesia berupa duit senilai Rp 70 ribu sampai dengan Rp 250 ribu per bulan.

Adapula dalam corak Sekolah Rakyat bagi anak masyarakat lapisan termiskin dengan nilai support senilai Rp 4 juta per bulan. Belum lagi melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah nan menyasar 1,2 juta mahasiswa berupa support biaya hidup bebas UKT (uang kuliah tunggal) Rp 800 ribu sampai dengan Rp 1,4 juta per bulan.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan support melalui Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 22 juta siswa dalam corak duit tunai ratusan ribu rupiah, support sembako Rp 200 ribu per bulan untuk 18 juta keluarga, serta Bansos Atensi maksimal Rp 2,4 juta per tahun per penerima nan nyaris menyasar 90 ribu orang.

Adapula pemberian subsidi LPG, subsidi dan kompensasi solar, kompensasi pertalite, subsidi dan kompensasi listrik, potongan nilai tarif listrik, potongan nilai tarif kereta api, potongan nilai tarif pikulan laut, hingga support pangan.

"66 juta rumah tangga menerima subsidi LPG, 66 juta Rp 400 ribu rumah tangga, 2 kali Malaysia, 12 kali Singapura. Boleh juga ya pemerintah Indonesia," paparnya.

Dalam kesempatan itu, dia menyebut beragam support lain nan terus digelontorkan pemerintah, seperti makan bergizi cuma-cuma (MBG), cek kesehatan gratis, program magang bergaji UMK, sekolah unggul garuda, danasiwa LPDP, danasiwa S1 Garuda, danasiwa S1 Unhan, danasiwa Sekolah Taruna Nusantara, subsidi pupuk, subsidi kembang KUR, hingga sertifikat legal gratis.

"Tunjukkan negara mana seperti kita, ada nan lebih dahsyat pasti, bangsa Indonesia not bad lah. Jangan anggap enteng kita terus, we are strong. We are strong, we are rich, dan we will be richer," paparnya.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya