Jangan Bawa-Bawa Prabowo, Gerindra Minta Hotman Paris Fokus Dampingi Febrie Adriansyah

1 hari yang lalu 4
Jangan Bawa-Bawa Prabowo, Gerindra Minta Hotman Paris Fokus Dampingi Febrie Adriansyah Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Hotman Paris Hutapea (kiri).(Antara)

JURU Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, meminta pengacara Hotman Paris Hutapea untuk konsentrasi pada pendampingan norma kliennya, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA), nan sekarang berstatus tersangka kasus korupsi dan TPPU PT ASABRI. Bahtra meminta agar nama Presiden Prabowo Subianto tidak ditarik ke dalam pusaran kasus tersebut.

"Harapan kami sih terhadap Bang Hotman ya biarlah Bang Hotman konsen kemudian mendampingi proses norma nan sedang melangkah terhadap pengguna beliau ya. Tidak semestinya saya pikir Presiden dibawa-bawa ke arah sana," ujar Bahtra di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Bahtra menegaskan bahwa Presiden Prabowo sejak awal telah menyampaikan pengarahan nan sangat gamblang mengenai komitmennya di bagian penegakan hukum. Di era pemerintahannya, Presiden Prabowo menginginkan agar seluruh proses norma sesuai sistem dan patokan nan bertindak tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.

"Setiap kali Presiden menyampaikan secara gamblang bahwa angan beliau penegakan norma itu kudu melangkah sesuai dengan sistem dan patokan nan berlaku. Ya saya pikir Presiden sering menyampaikan ya bahwa insyaallah dalam pemerintahan beliau nan namanya proses penegakan norma itu terus melangkah dengan baik dan secara transparan," jelas Bahtra.

Lebih lanjut, Bahtra membujuk masyarakat untuk ikut mengawal dan memberikan kepercayaan penuh kepada tim jaksa interogator Kejagung dalam menuntaskan perkara tersebut secara transparan dan terbuka.

"Kami dari Gerindra berambisi agar biarlah proses norma ini melangkah dan kemudian kami percaya kepada penegak norma lantaran kan sudah dilimpahkan juga ke Kejaksaan Agung dari Kepolisian. Kita berambisi prosesnya makin terbuka dan mudah-mudahan kasus ini bisa secara terang benderang," pungkasnya.

Sebelumnya, Hotman mengaku merasa miris memandang kondisi Febrie saat ini nan terjerat kasus korupsi ASABRI dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Hotman menegaskan, selama menjadi Jampidsus, Febrie adalah sosok berprestasi nan menjadi kebanggaan Presiden Prabowo lantaran sukses menyelamatkan aset negara dalam jumlah fantastis.

"Jampidsus itu adalah nan dibanggakan oleh Presiden Prabowo. Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp300 triliun. Total Rp430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang nan jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden," kata dia. (Faj/P-3)

Selengkapnya