Jatuh di Atas Kamar Tidur, Meteorit Hillsborough Simpan Senyawa Kunci Asal-Usul Kehidupan

4 hari yang lalu 11
Jatuh di Atas Kamar Tidur, Meteorit Hillsborough Simpan Senyawa Kunci Asal-Usul Kehidupan Meteorit Hillsborough.(SETI Institute)

SEBUAH objek ruang angkasa nan dikenal sebagai meteorit Hillsborough sekarang telah terungkap mengandung senyawa organik kompleks nan menjadi pembangun kehidupan. Temuan ini menunjukkan bahwa meteorit seberat 1,3 kilogram tersebut merupakan kelas batuan luar angkasa nan sangat langka dan primitif.

Keberadaan batuan spesial ini di Bumi sendiri merupakan hasil dari peristiwa nan tak terduga. Pada pagi hari tanggal 16 Juli 2024, sebuah meteor super terang melintasi langit New York City dan meledak di atmosfer. Salah satu serpihannya melesat jatuh dan menghantam genting sebuah rumah di Hillsborough, New Jersey, hingga menembus plafon bilik tidur utama penghuninya.

"Saya mendengar dentuman nan sangat keras dan merasakan rumah bergetar," cerita sang pemilik rumah nan tidak mau disebutkan namanya itu saat mengenang momen jatuhnya objek luar angkasa tersebut.

 "Saya membuka pintu dan memandang lubang di langit-langit di atas tempat tidur saya." Berkat respon sigap sang pemilik rumah, para peneliti sekarang dapat mempelajari meteorit Hillsborough dalam kondisi nan sangat murni, memberikan kontribusi berbobot bagi pemahaman manusia tentang asal-usul alam semesta.

Penemuan Senyawa Organik dan Jejak Air Asin

Meteorit Hillsborough diklasifikasikan sebagai kondrit karbonat jenis CM1/2. Ini adalah jenis batuan nan kaya karbon dan diyakini berkedudukan dalam mengirimkan air ke Bumi pada masa awal terbentuknya planet kita. 

Keunikan temuan nan dipublikasikan dalam jurnal Science Advances pada 15 Juli lampau ini terletak pada kemurnian sampelnya, nan terjaga berkah tindakan sigap pemilik rumah dalam mengamankan serpihan dari kontaminasi lingkungan. 

Analisis mikroskopis meteorit ini mengungkapkan adanya jejak material kaya natrium. Hal ini mengindikasikan bahwa asteroid induk dari meteorit ini dulunya mempunyai air asin di dalamnya. Selain itu, tim peneliti mendeteksi keberadaan masam amino, unit pembangun protein nan menjadi bahan dasar kehidupan. Uniknya, sebagian besar masam amino nan ditemukan tidak ada secara alami di Bumi, sehingga asal-usulnya betul-betul dari luar angkasa.

Rekonstruksi Perjalanan Meteorit Hillsborough

Melalui rekaman video dari kamera di seluruh New Jersey nan menangkap lintasan meteor tersebut, diduga kuat bahwa batuan tersebut dulunya merupakan bagian dari asteroid 163 Erigone nan mempunyai lebar sekitar 72 kilometer di sabuk asteroid bagian dalam. 

Sekitar 155 juta tahun lalu, sebuah tabrakan besar memecah asteroid tersebut, dan jutaan tahun kemudian, pecahan mini lainnya terlempar ke orbit dekat Bumi. Batuan ini terus menempuh perjalanan selama 200.000 tahun sebelum akhirnya memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan mencapai 51.500 kilometer per jam. 

Meskipun sebagian besar hancur lantaran panas, sisa serpihan nan mendarat di New Jersey memberikan kesempatan emas bagi bumi sains. Pemilik rumah pun merasa bangga bisa berkontribusi bagi pengetahuan pengetahuan. 

"Kami tahu nyaris seketika bahwa apa nan terjadi pada kami sangat langka dan kami merasa bertanggung jawab untuk melestarikan meteorit tersebut bagi organisasi ilmiah," ujar mereka. 

Kini, serpihan meteorit Hillsborough disimpan di American Museum of Natural History di New York City, menunggu untuk terus mengungkap rahasia terdalam tentang gimana bahan-bahan kehidupan mungkin telah dikirimkan ke Bumi kita nan tetap muda miliaran tahun lalu. (Sumber: Smithsonian Magazine, CNN/P-3)

Selengkapnya