Jaylen Brown(Dok Istimewa)
JAYLEN Brown menegaskan kemenangan tim menjadi prioritas utamanya setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Philadelphia 76ers, Kamis (7/8), usai didatangkan dari Boston Celtics melalui pertukaran pemain pada Juli lalu.
Brown berasosiasi dengan skuad bertabur bintang nan dihuni LeBron James, Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan VJ Edgecombe. Meski dikenal sebagai salah satu pencetak nomor andal, MVP Final NBA 2024 itu siap menyesuaikan perannya demi mengejar gelar juara.
"Fokus saya adalah menang. Fokus saya dalam setiap latihan, rapat, hingga sesi video adalah gimana kami bisa menang setiap malam," kata Brown dikutip dari CNA.
"Kadang peran itu bisa berubah, tetapi apa pun nan dibutuhkan tim bakal saya lakukan. Pada titik pekerjaan saya saat ini, tidak ada perihal lain nan betul-betul memotivasi saya," lanjutnya.
Brown menghabiskan 10 musim berbareng Boston Celtics dan mempersembahkan satu gelar juara NBA. Sepanjang kariernya dia mencatat rata-rata 20 poin per gim, sementara musim lampau menjadi nan paling produktif dengan rata-rata lebih dari 28 poin per gim.
Meski optimistis dengan kualitas skuad Sixers, Brown menilai materi pemain di atas kertas tidak bakal berfaedah tanpa pengorbanan dan kerja sama.
"Di atas kertas kami memang luar biasa. Tetapi saya sudah cukup lama bermain untuk tahu bahwa apa nan ada di atas kertas tidak berfaedah apa-apa," ujarnya.
Menurut Brown, gangguan, bentrok pribadi, maupun sorotan dari luar dapat menghalang laju Philadelphia jika seluruh pemain tidak bersatu.
"Semua bisa melangkah ke arah mana saja. Itu berjuntai pada kerja keras, keterbukaan, dan kepemimpinan nan bisa membawa tim ini ke arah nan benar," ucapnya.
Brown juga tidak mempermasalahkan siapa nan bakal menjadi sosok utama di tim nan sekarang diperkuat LeBron James.
"Tidak kudu menjadi tim milik siapa pun. nan terpenting adalah rasa saling menghormati dan kerja keras," katanya.
Pemain berumur 29 tahun itu mengaku mau banyak belajar dari LeBron James nan dinilainya bisa menjaga konsistensi sepanjang karier.
"Salah satu perihal nan paling saya sukai adalah belajar. Saya tidak sabar menyerap sebanyak mungkin pengetahuan dan menerapkannya untuk diri saya," ujar Brown.
Brown juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Boston Celtics atas 10 tahun perjalanan kariernya. Ia menyebut masa itu sebagai "sebuah siklus nan sempurna" dan menegaskan tetap menghormati mantan rekan setimnya, Jayson Tatum.
"Dari sisi saya, tidak ada apa pun selain rasa hormat," tutup Brown. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·