Ilustrasi.(Magnific)
SATU jet tempur Amerika Serikat (AS) dilaporkan melakukan pendaratan darurat di Emirat Arab setelah memancarkan kode darurat internasional 7700. Berdasarkan laporan pencari penerbangan, pesawat tersebut mendarat di Pangkalan Udara Al Dhafra setelah diduga terlibat dalam operasi serangan di wilayah selatan Iran.
Kode Squawk 7700 merupakan sinyal transponder nan diakui secara internasional untuk menyatakan keadaan darurat dalam penerbangan. Sinyal ini memberikan peringatan instan kepada pengatur lampau lintas udara bahwa pesawat memerlukan penanganan prioritas lantaran situasi kritis.
Dugaan Terkena Tembakan Iran
Laporan nan beredar mengindikasikan bahwa jet tempur tersebut kemungkinan terkena tembakan jawaban dari pihak Iran saat melakukan serangan udara. Insiden ini terjadi di tengah eskalasi militer nan meningkat antara Washington dan Teheran di wilayah Teluk.
Pada Kamis (16/7) malam waktu setempat, jet-jet tempur Amerika dilaporkan melancarkan serangkaian serangan udara ke sejumlah titik di Iran. Target serangan meliputi Bandara Internasional Bandar Abbas, Bandara Iranshahr, serta beragam prasarana sipil lain.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa wilayah di kota Bandar Abbas terkena proyektil Amerika. Selain sasaran militer, laporan dari media sosial di Timur Tengah menunjukkan bahwa serangan AS juga menyasar jembatan, jalan raya, dan prasarana publik lain.
Eskalasi Malam Keenam
Komando Pusat AS (Centcom) mengonfirmasi bahwa serangan pada Kamis tersebut merupakan malam keenam berturut-turut dari kampanye militer mereka terhadap Iran. "Pasukan AS mulai melakukan gelombang serangan baru terhadap Iran untuk malam keenam guna mendegradasi keahlian militer Iran," bunyi pernyataan resmi Centcom.
Presiden Donald Trump terus meningkatkan tekanan terhadap Iran agar mematuhi ketentuan nan tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) dan segera membuka kembali Selat Hormuz nan strategis bagi jalur perdagangan minyak dunia.
Catatan Redaksi: Hingga saat ini, info mengenai jenis jet tempur dan kondisi pilot tetap dalam tahap pengesahan lebih lanjut. Pihak militer AS belum memberikan rincian resmi mengenai kerusakan pesawat nan mendarat di Al Dhafra tersebut. (Mirror/I-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·