Jakarta, CNN Indonesia --
Luvi Febrian Nugraha nan mendapat panggilan ke Timnas Voli Indonesia saat sedang tidur mencatatkan debut spesial nan terasa manis.
Luvi turut membawa Indonesia menang 3-0 (26-24, 25-15, 25-18) atas Kamboja pada laga pembuka Leg 2 SEA V Cup 2026, Rabu (22/7). Pemain berposisi outside hitter itu tampil lepas dalam melancarkan spike tajam ke area lawan.
"Alhamdulillah, ini debut pertama saya di Timnas Indonesia. Bisa membawa hasil nan baik di pertandingan pertama, dan bisa membawa Indonesia menang musuh Timnas Kamboja ini. Ya, semoga bisa lebih baik ke depannya lah," kata Luvi selepas laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemanggilan Luvi ke Timnas Voli Putra Indonesia diumumkan pada Senin (20/7) lalu. Saat itu, atlet 22 tahun tersebut mengaku sedang rebahan di rumahnya ketika Toiran menelepon untuk merapat ke tim Garuda.
"Enggak ada persiapan [masuk Timnas]. Sebenarnya lagi tak bersuara di rumah, lagi liburan juga. Tapi minggu lampau ada telepon dari coach Toiran disuruh siap-siap ke Jakarta," ucapnya.
"Posisi saya lagi di rumah, lagi tidur. Tiba-tiba ditelepon jam delapan pagi," dia menambahkan.
Meski mendapat pemanggilan mendadak untuk menggantikan Doni Haryono, Luvi mengaku tak kesulitan beradaptasi dengan Farhan Halim dan kawan-kawan. Sebab peraih MVP Liga Voli Kamboja 2026 itu sering bermain dengan rekan-rekan sesama pevoli Indonesia di laga tak resmi.
"Mungkin lantaran sudah sering main di tarkam jadi sering bertemu. Jadi enggak canggung lagi sama senior-senior dan nan lain. Jadi ketika datang, biasa saja gitu," ujar dia.
Di satu sisi, kehadiran Luvi jadi warna tersendiri bagi tim. Hal itu diakui oleh Farhan Halim selepas pertandingan.
"Karena kami sudah sering main. Anak-anak [pemain lain] juga sering bareng sama Luvi jadi sudah tahu kebiasaannya dia apa, push-nya kudu gimana itu sudah tahu. Aman-aman saja, sih," tuturnya.
(ikw/nva)
Add
as a preferred source on Google

2 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·