Kalsel Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla

4 hari yang lalu 8
Kalsel Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla Ilustrasi(Dok BPBD)

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mengatasi kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) nan semakin parah di wilayah tersebut. 

"Kalsel mendapat support dari BNPB untuk aktivitas OMC. Alhamdulillah, kemarin sudah ada hujan di wilayah Kota Banjarbaru. Kita harapkan OMC ini dapat membantu mengatasi karhutla," tutur Kepala BPBD Kalsel, Roni Eka Saputra, Jumat (17/7).

Kegiatan OMC di Kalsel berjalan sejak 15 Juli 2026 hingga sepekan ke depan. Pelaksanaan OMC menggunakan pesawat jenis Cesna support BNPB. Kalsel saat ini dalam status siaga darurat karhutla berbareng tiga kabupaten ialah Barito Kuala, Tapin dan Tanah Bumbu.

Selain OMC, Kalsel juga telah mengusulkan penanganan karhutla melalui udara alias water bombing kepada BNPB andaikan kondisi karhutla semakin parah. "Untuk water bombing belum dilakukan, kita tetap melaksanakan OMC," kata Roni.

Sejauh ini berasas info Pusdalops BPBD Kalsel, karhutla terus terjadi di sejumlah wilayah, dengan sebaran titik api terpantau nyaris 2.500 titik api. BPBD kabupaten/kota seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin dan Hulu Sungai Selatan melaporkan peristiwa karhutla di wilayah tersebut, pada Kamis (16/7).

Penanggulangan Karhutla di Kalsel dibagi dalam tiga wilayah penanganan ring prioritas. Wilayah ring 1, meliputi Kota Banjarbaru, sebagian Kabupaten Banjar, sebagian Kabupaten Barito Kuala (Batola), dan sebagian Kabupaten Tanah Laut. 

Sedangkan untuk ring dua itu wilayah lebih ke utara ya seperti sebagian Batola, Tapin, HSS, HSU, HST, sampai ke Tabalong. Untuk ring tiga Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kota Baru. Fokus utama berada di ring 1 lantaran mempunyai objek vital Bandara Internasional Syamsudin Noor, agar jika terjadi karhutla dapat teratasi dengan sigap dan tidak mengganggu penerbangan. (H-2)

Selengkapnya