Karhutla 30 Hektare di Taman Nasional Gunung Rinjani Berhasil Dikendalikan

1 jam yang lalu 4
Karhutla 30 Hektare di Taman Nasional Gunung Rinjani Berhasil Dikendalikan Kebakaran taman nasional gunung rinjani.(Dok. Antara)

KEMENTERIAN Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) berbareng tim campuran sukses mengendalikan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan melanda area Resor Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Api nan sempat membakar area seluas kurang lebih 30 hektare tersebut dinyatakan terkendali pada Minggu (9/8).

Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh masyarakat pada Jumat (7/8) sekitar pukul 16.48 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Resor Sembalun berbareng siswa PKL SKMA langsung melakukan pengecekan lapangan dan menemukan tiga titik api aktif di area Maletan.

Dalam proses pemadaman, tim sempat terkendala kondisi lapangan nan dinamis. Sesuai SOP keselamatan dan kesehatan kerja (K3), personel sempat ditarik kembali ke pos pada Jumat malam pukul 19.00 WITA untuk menjaga keselamatan petugas sebelum melanjutkan operasi pemadaman.

Berdasarkan pengamatan awal, vegetasi nan terdampak didominasi oleh semak, perdu, dan liana. Meskipun luas area diperkirakan mencapai 30 hektare, nomor pasti tetap dalam proses konfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Upaya pemadaman diperkuat oleh personel dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur, Polsek Sembalun, dan Koramil Sembalun. Tim juga menggunakan drone untuk memantau perkembangan titik api secara real-time guna memastikan efektivitas penanganan di lapangan.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Budhy Kurniawan, menyatakan bahwa api sukses dikendalikan sekitar pukul 01.30 WITA. Saat ini, petugas tetap melakukan tahap mopping up alias penyisiran untuk memadamkan sisa material nan berpotensi menyala kembali.

“Penanganan karhutla memerlukan respons sigap dan kerja bersama. Kami mengapresiasi support seluruh pihak. Setelah api terkendali, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara nan kembali menyala," ujar Budhy dalam keterangan resminya, Minggu (9/8).

Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat di sekitar area TN Gunung Rinjani untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran alias aktivitas mencurigakan nan berpotensi memicu titik api di dalam maupun sekitar area taman nasional. (Z-10)

Selengkapnya