Karhutla di Resor Sembalun Gunung Rinjani Berhasil Dikendalikan

1 jam yang lalu 3
Karhutla di Resor Sembalun Gunung Rinjani Berhasil Dikendalikan ilustrasi(Antara)

Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) berbareng unsur mengenai sukses mengendalikan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan melanda area Resor Sembalun di Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Budhy Kurniawan, menyatakan bahwa api sukses dikendalikan pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 01.30 WITA. Setelah pemeriksaan di areal penanganan tidak menemukan titik api aktif, petugas segera melakukan proses mopping up alias penyisiran sisa material nan berpotensi menyala kembali.

“Penanganan karhutla memerlukan respons sigap dan kerja bersama. Kami mengapresiasi support seluruh pihak nan bergerak berbareng di lapangan. Setelah api sukses dikendalikan, pemantauan dan mopping up tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara alias titik api nan kembali menyala,” ujar Budhy dalam keterangan resmi nan diterima di Jakarta, Sabtu.

Kronologi Kejadian

Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh masyarakat pada Jumat (7/8) sekitar pukul 16.48 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Resor Sembalun berbareng siswa PKL SKMA melakukan pengecekan lapangan dan menemukan tiga titik api aktif di area Maletan.

Upaya pemadaman awal melibatkan sekitar 22 personel campuran dari petugas TNGR, Masyarakat Mitra Polhut, masyarakat setempat, siswa PKL SKMA, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, hingga Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur.

Namun, lantaran kondisi lapangan nan bergerak dan demi menjaga keselamatan serta kesehatan personel (K3), tim sempat memutuskan kembali ke pos pada pukul 19.00 WITA sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan petugas pemadaman.

Luas Terdampak dan Penanganan Lanjutan

Berdasarkan pengamatan awal, luas areal nan terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 30 hektare. Meski demikian, nomor pasti tetap dalam proses konfirmasi lebih lanjut. Vegetasi nan terbakar dilaporkan didominasi oleh semak, perdu, dan liana.

Pemantauan perkembangan api dilakukan secara intensif menggunakan drone. Pada Jumat malam, armada mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Lombok Timur berbareng unsur TNI-Polri memperkuat upaya lokalisir api.

Operasi lanjutan dimulai kembali pada Sabtu (8/8) pukul 00.15 WITA. Tim campuran nan dipimpin Kapolres Lombok Timur berbareng Kepala SPTN Wilayah II mengerahkan 35 personel menuju letak kebakaran di Dalem Petung. Tim ini terdiri dari petugas Balai TNGR, Polres Lombok Timur, Polsek Sembalun, Balai Dalkarhut Seksi III Mataram, dan siswa PKL SKMA.

Kerja keras tim membuahkan hasil pada pukul 01.30 WITA saat api dinyatakan terkendali. Budhy Kurniawan menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak, termasuk BPBD Lombok Timur dan unsur masyarakat lainnya nan terlibat aktif.

Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat di sekitar area Taman Nasional Gunung Rinjani untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran alias aktivitas mencurigakan nan berpotensi memicu munculnya titik api baru. (Ant/E-3)

Selengkapnya