Kebakaran di Sodonghilir Tasikmalaya: 7 Rumah Hangus, Satu Petugas Terluka

3 jam yang lalu 5
 7 Rumah Hangus, Satu Petugas Terluka Kebakaran Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya.(Dok. MI)

KEBAKARAN dahsyat melanda permukiman penduduk di Kampung Satron, Desa Parumasan, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (5/8) siang. Insiden ini mengakibatkan tujuh unit rumah panggung gosong rata dengan tanah dan menyebabkan satu petugas pemadam kebakaran terluka.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengonfirmasi bahwa kebakaran tersebut berakibat pada 25 jiwa dari tujuh Kepala Keluarga (KK). Para korban sekarang terpaksa mengungsi ke tenda darurat lantaran kehilangan tempat tinggal beserta kekayaan barang mereka.

Proses pemadaman nan berjalan hingga larut malam tersebut diwarnai kejadian jatuhnya seorang petugas pemadam kebakaran. "Petugas BPBD, Damkar berbareng TNI, Polri dibantu penduduk berupaya memadamkan api, namun menimbulkan satu petugas terluka akibat terperosok masuk ke dalam sumur," ujar Roni, Kamis (6/8).

Roni menjelaskan, musim tandus panjang menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman. Sumber mata air di sekitar letak dilaporkan kering, sehingga petugas kudu mencari pasokan air dari jarak nan cukup jauh. Kondisi ini diperparah dengan menyusutnya debit air di beberapa sungai di wilayah tersebut.

Berdasarkan info BPBD, tujuh rumah nan terbakar merupakan milik Yana, Mumus, Ihak, Nunung, Oni, Atar, dan Aap. Dugaan sementara, api dipicu oleh arus pendek listrik alias korsleting dari salah satu rumah.

Kapolsek Sodonghilir, Iptu Caryadi, menambahkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan api berasal dari rumah milik Yana sebelum akhirnya merembet ke gedung lain di sekitarnya. "Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiil cukup besar lantaran rumah penduduk rata dengan tanah," jelasnya.

Saat ini, para pengungsi sangat memerlukan support mendesak berupa pakaian, selimut, makanan siap saji, perlengkapan mandi, serta kebutuhan untuk anak sekolah. Pihak berkuasa terus melakukan pendataan dan koordinasi untuk penyaluran support logistik ke letak pengungsian di Kampung Satron. (H-3)

Selengkapnya