ilustrasi kebakaran rimba di Prancis.(Antara)
PERDANA Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengatakan lebih dari 141.000 orang telah dievakuasi akibat kebakaran hutan nan menyebar sigap melanda wilayah barat daya Prancis dan militer telah dikerahkan untuk membantu upaya pemadaman.
"Kebakaran nan melanda negara kami telah mencapai tingkat nan belum pernah terjadi sebelumnya. Lebih dari 141.000 orang telah dievakuasi di Gironde dan Landes di barat daya demi memastikan keselamatan mereka," tulis Lecornu di platform X pada Sabtu (25/7).
Sekitar 500 personel militer telah dikerahkan untuk membantu petugas pemadam kebakaran dan jumlah tersebut bakal ditingkatkan menjadi 1.000 personel, kata Lecornu. Layanan kesehatan militer juga telah dimobilisasi. Selain itu, sekitar 1,5 juta masker pelindung FFP2 bakal dikirim ke wilayah terdampak, tambahnya.
Pada Jumat (24/7), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prancis Laurent Nunez mengatakan kebakaran rimba telah menghanguskan lebih dari 50.000 hektare lahan sejak awal tahun.
Dua kebakaran besar di Gironde dan Landes menjadi tantangan terbesar dalam upaya penanggulangan. Banyak rimba di Prancis dilanda kebakaran di tengah gelombang panas ekstrem nan melanda negara tersebut.
Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya mengatakan musim panas tahun ini mencatat jumlah kebakaran rimba tertinggi sejak akhir Perang Dunia II. (Ant/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·