Kebakaran Lahan di Kota Tasikmalaya Meluas ke 5 Kecamatan Akibat Kemarau

22 jam yang lalu 3
Kebakaran Lahan di Kota Tasikmalaya Meluas ke 5 Kecamatan Akibat Kemarau Petugas pemadam kebakaran berjibaku padamkan kobaran api nan membakar alang-alang kering diduga dari puntung rokok hingga penduduk membakar sampah.(MI/Kristiadi)

MUSIM kemarau nan melanda wilayah Kota Tasikmalaya mulai memicu akibat serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan terjadinya kebakaran lahan nan tersebar di lima kecamatan berbeda dengan total luas area terdampak mencapai 2.050 meter persegi.

Kepala Bidang Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kota Tasikmalaya, Erik Yowanda, mengungkapkan bahwa kejadian kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian manusia, seperti pembuangan puntung rokok sembarangan dan aktivitas pembakaran sampah di tengah kondisi lahan nan mengering.

"Kami menerima laporan dari penduduk mengenai api nan tiba-tiba membesar di lahan terbuka. Anggota segera bergerak ke letak untuk melakukan pemadaman. Namun, lantaran titik api tersebar di beberapa letak dengan jarak nan cukup berjauhan, personel kami cukup kewalahan di lapangan," ujar Erik pada Selasa (21/7/2026).

Sebaran Lokasi Kebakaran

Berdasarkan info nan dihimpun oleh tim pemadam kebakaran, berikut adalah rincian wilayah nan terdampak kebakaran lahan di Kota Tasikmalaya:

Kecamatan Kelurahan Terdampak
Tamansari Tamanjaya
Tawang Cikalang
Bungursari Sukamulya, Cibunigeulis
Indihiang Wilayah Kecamatan Indihiang
Cihideung Tuguraja, Tugujaya

Upaya Pemadaman dan Edukasi

Dalam menangani kobaran api nan merembet sigap di area alang-alang kering tersebut, Damkar Kota Tasikmalaya mengerahkan sedikitnya tiga unit mobil pemadam ke lokasi-lokasi kejadian. Meski area nan terbakar cukup luas, petugas sukses mengendalikan situasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa tersebut.

Erik menambahkan, pihaknya sekarang terus melakukan pemantauan intensif guna mencegah api muncul kembali. Selain upaya teknis pemadaman, BPBD juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada selama musim kemarau.

"Kami meminta penduduk untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan alias membakar sampah di area lahan kering. Tim kami selalu siaga 24 jam untuk melayani warga, namun kesadaran masyarakat adalah kunci utama pencegahan," tegasnya.

Kasus kebakaran lahan ini tercatat sebagai bagian dari penanganan intensif Damkar Kota Tasikmalaya sepanjang bulan Juli 2026. Petugas mengimbau agar aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama bagi penduduk nan beraktivitas di sekitar lahan terbuka. (Z-1)

Selengkapnya