Kebakaran menghanguskan tiga kapal di Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (19/7).(Dok. Antara)
SUKU Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menaksir kerugian akibat kebakaran tiga unit kapal di Dermaga Muara Angke, Kecamatan Pluit, Jakarta Utara, Minggu (19/7) pagi, mencapai Rp1,5 miliar.
Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengonfirmasi bahwa ketiga kapal nan terbakar tersebut merupakan milik H. Samang. Api menghanguskan area seluas 343 meter persegi, dengan rincian luas satu kapal sekitar 114 meter persegi.
“Untuk kerugian akibat kebakaran tiga unit kapal milik H Samang ini ditaksir sekitar Rp1,5 miliar,” ujar Gatot di Jakarta, Minggu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Saksi mata di letak kejadian melaporkan memandang kepulan asap pertama kali muncul dari salah satu kapal nan sedang dalam proses perbaikan alias docking.
Warga sempat berupaya memberikan support awal, namun api dengan sigap membesar. Pihak Gulkarmat kemudian mengerahkan sedikitnya 65 personel dan 12 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah nan membubung tinggi di area dermaga.
Proses pemadaman berjalan selama kurang lebih tiga jam. Petugas mulai melokalisir api pada pukul 10.08 WIB, dan setelah upaya intensif, api baru betul-betul dipastikan padam sepenuhnya pada pukul 11.52 WIB.
Hingga saat ini, petugas tetap memastikan area betul-betul aman. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian nan menghanguskan total tiga kapal tersebut. (Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·