Kecelakaan Beruntun Libatkan 9 Kendaraan di Deli Serdang, 4 Orang Tewas dan 8 Luka-Luka

4 hari yang lalu 10
Kecelakaan Beruntun Libatkan 9 Kendaraan di Deli Serdang, 4 Orang Tewas dan 8 Luka-Luka Suasana di letak setelah kecelakaan.(Ist)

KECELAKAAN beruntun terjadi melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Jamin Ginting, Kilometer 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7). Insiden ini mengakibatkan empat orang meninggal bumi dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Sumatra Utara Kombes Ferry Walintukan mengatakan, kecelakaan tersebut bermulai ketika sebuah truk pengangkut galon air mineral melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan sekitar pukul 10.30 WIB. Truk nan dikemudikan oleh Ilham, 50, diduga mengalami rem blong saat melewati medan jalan nan menurun di area Green Hill.

"Truk tersebut lenyap kendali dan menabrak delapan kendaraan lain nan berada di depannya," ungkap Ferry, Jumat (17/7) malam.

Data kepolisian menyebutkan, kendaraan nan terlibat terdiri dari satu truk pengangkut galon, dua unit truk colt diesel, lima unit minibus dan satu sepeda motor. Benturan keras nan terjadi membikin sejumlah kendaraan ringsek berat.

Empat korban nan dinyatakan meninggal bumi adalah Heppi Sitinjak, 60, Dinaria Manik, 60, Samsir Sitinjak, 30, dan Anton Simorangkir. Sementara itu, delapan korban luka-luka sekarang tetap dalam perawatan intensif di sejumlah akomodasi kesehatan, termasuk di RSUP H. Adam Malik, Medan.

Pascakejadian, petugas kepolisian dari jejeran Polres Deli Serdang segera mengevakuasi korban dan buntang kendaraan untuk mengurai kemacetan panjang di jalur lintas Medan-Berastagi.

"Sopir truk saat ini sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami sedang mendalami apakah kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian manusia alias kondisi teknis kendaraan," kata Ferry.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kronologi komplit peristiwa tersebut. Arus lampau lintas di jalur utama menuju area wisata Berastagi tersebut dilaporkan sudah kembali normal setelah proses pemindahan rampung dilakukan. (YP)

Selengkapnya