Kemarau Panjang Melanda Cianjur, Status Siaga Darurat Kekeringan Ditetapkan

1 jam yang lalu 6
Kemarau Panjang Melanda Cianjur, Status Siaga Darurat Kekeringan Ditetapkan Kapolres Cianjur, AKB A Alexander Yurikho Hadi, memimpin penyaluran support air bersih bagi penduduk terdampak kekeringan di Kampung Cibolang Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang, Rabu (5/8).(MI/Benny Bastiandy)

DAMPAK kemarau panjang sudah melanda beragam wilayah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Tak hanya terjadi krisis air, tapi juga ancaman kebakaran rimba dan lahan.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengaku Kabupaten Cianjur sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan menyusul kondisi cuaca saat ini. Penetapannya merujuk lantaran akibat tandus panjang terjadi cukup masif.

"Sejak tahun lampau kami sudah melakukan mitigasi lantaran tahun ini diperkirakan curah hujan itu lebih menurun dibandingkan tahun sebelumnya," kata Wahyu, Kamis (6/8).

Wahyu menegaskan, upaya mitigasi merupakan langkah memetakan potensi ancaman nan bakal terjadi selama tandus panjang. Ia pun sudah menginstruksikan pemerintah di masing-masing wilayah, baik kecamatan maupun desa, merespons sigap setiap ada laporan akibat kemarau.

"Kami juga sudah bersiaga. Semua sektor disiagakan, seperti pemadam kebakaran, BPBD, Dinas Sosial, termasuk TNI dan Polri," ujarnya.

Bangun jaringan irigasi

Pada sektor pertanian, lanjut Wahyu, Pemkab Cianjur mengantisipasi tandus panjang dengan membangun saluran-saluran irigasi baru. Langkah itu dilakukan agar produktivitas padi tetap terjaga di tengah tandus panjang.

"Kami juga siap andaikan ada wilayah alias penduduk nan mengalami alias terancam kekeringan. Silakan hubungi langsung kepada kami alias kami juga bakal menyurvei langsung dan melakukan asesmen," pungkasnya.

Bantuan air bersih

Di sisi lain, Polres Cianjur turut bergerak sigap menindaklanjuti laporan akibat kekeringan. Seperti pada Rabu (5/8), Korps Bhayangkara itu menyalurkan support air bersih bagi masyarakat di Kampung Cibolang RT 05 Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang nan dilaporkan melalui Call Center 110. 

Kapolres Cianjur, Ajun Komisaris Besar A Alexander Yurikho Hadi, memastikan Polres Cianjur datang membantu masyarakat nan memerlukan support pasokan air bersih. Polres Cianjur pun menyiagakan satu unit armada tangki air bersih berkapasitas 5 ribu liter.

"Tangki ini untuk mendistribusikan support air bersih bagi masyarakat nan membutuhkan. Salah satunya di Kecamatan Ciranjang," kata Kapolres di sela penyaluran support air bersih, Rabu petang. 

Di Kampung Cibolang Desa Kertajaya, masyarakat sudah beberapa hari terakhir mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Debit air sumur di masing-masing rumah penduduk sudah mulai menyusut. 

"Bantuan ini sifatnya hanya sementara. Tentu kudu ada solusi jangka panjang agar persoalan pasokan air bersih saat tandus bisa terpecahkan," pungkasnya. (BB)

Selengkapnya