ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaku telah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 20,25 triliun pada tahun 2027. Hal ini seiring adanya kekurangan anggaran untuk memenuhi sejumlah program prioritas Kemenhub pada tahun depan.
Sekretaris Jenderal Kemenhub, Arif Toha Tjahjagama mengatakan, pihaknya telah memperoleh pagu sugestif tahun 2027 sebesar Rp 28,34 triliun. Namun, jika berkaca pada baku kebutuhan Kemenhub tahun 2027 sebesar Rp 55,16 triliun, maka tetap terdapat backlog sebesar Rp 26,82 triliun. Ini nan membikin Kemenhub merasa perlu adanya penambahan anggaran.
"Total usulan tambahan anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2027 sebesar Rp 20,25 triliun untuk memenuhi kebutuhan support keselamatan sebesar Rp 7,99 triliun, keperintisan sebesar Rp 957,24 miliar, support pelayanan sebesar Rp 9,31 triliun, dan shopping pegawai sebesar Rp 2 triliun," ungkap dia dalam Rapat Kerja berbareng Komisi V DPR RI, Kamis (2/7/2026).
Selain itu, Arif juga menyoroti persoalan kekurangan anggaran shopping pegawai. Pada 2027 nanti, kebutuhan shopping pegawai Kemenhub diperkirakan mencapai Rp 7,03 triliun, sementara alokasi dalam pagu sugestif hanya Rp 5,03 triliun. Dengan begitu, tetap terdapat kekurangan sebesar Rp 2 triliun nan telah diusulkan untuk dipenuhi melalui tambahan anggaran pemerintah.
"Namun, andaikan usulan dimaksud tidak dipenuhi sampai dengan tahap alokasi anggaran Kementerian Perhubungan menyiapkan dua skenario upaya pemenuhan shopping pegawai pada tahunan berjalan," kata dia.
Pertama, Kemenhub bakal melakukan realokasi sebagian anggaran Infrastructure Maintenance and Operation (IMO) sebesar Rp 2,82 triliun ke shopping pegawai dengan mempertimbangkan pembayaran IMO dilakukan pada kuartal IV-2027.
Kedua, Kemenhub bakal menggeser sumber pendanaan dari pinjaman luar negeri menjadi rupiah murni senilai Rp 1,23 triliun untuk menutup sebagian kebutuhan shopping pegawai.
Sebenarnya, kondisi seperti ini bukan pertama kali dialami Kemenhub. Pada Tahun Anggaran 2026, Kemenhub juga mengalami kekurangan shopping pegawai sebesar Rp 1,82 triliun. Namun, sebagian kekurangan tersebut telah ditutup melalui optimasi anggaran internal, sementara sisanya tetap diusulkan melalui anggaran shopping tambahan.
Maka dari itu, Kemenhub berambisi usulan tambahan anggaran tahun 2027 dapat diakomodasi agar program keselamatan, konektivitas, dan pelayanan transportasi tetap melangkah optimal.
(wur)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·