Kemenhut Siagakan Ratusan Personil Manggala Agni Atasi Karhutla di Kalsel

3 hari yang lalu 10
Kemenhut Siagakan Ratusan Personil Manggala Agni Atasi Karhutla di Kalsel Personil Manggala Agni berjibaku menangani karhutla di Kalsel.(Dok.Istimewa)


PUNCAK musim tandus 2026 nan dipengaruhi elnino memicu tingginya tingkat kerawanan kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) di beragam wilayah di Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan. Kementerian Kehutanan memperkuat pengendalian Karhutla di Kalimantan Selatan dengan menyiagakan ratusan personil Manggala Agni di tiga Daerah Operasional (Daops), ialah Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim tandus dengan kondisi cuaca nan lebih kering akibat pengaruh El Niño pada periode 2026–2027. 

Pemantauan titik panas (hotspot) secara nasional melalui Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPONGI) berasas gambaran Satelit Terra/Aqua (NASA) hingga 17 Juli 2026 menunjukkan peningkatan sebesar 166,99% dibandingkan periode nan sama pada tahun 2025. Peningkatan hotspot tersebut menjadi parameter meningkatnya potensi kejadian karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.

Kementerian Kehutanan mencatat luas karhutla nasional selama periode Januari–Juni 2026 mencapai 107.465,47 hektare. Lima provinsi dengan luas karhutla terbesar berturut-turut adalah Kalimantan Barat (28.680,47 hektare), Riau (15.477,95 hektare), Nusa Tenggara Timur (10.538,30 hektare), Maluku (7.091,07 hektare), dan Papua Selatan (6.281,81 hektare).

Di Provinsi Kalimantan Selatan, luas karhutla selama Januari–Juni 2026 tercatat 383,07 hektare, terdiri atas 29,44 hektare lahan gambut dan 353,63 hektare lahan mineral. Selain itu, hasil pemantauan hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi mendeteksi 1.770 titik panas nan tersebar di sejumlah wilayah.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut, Thomas Nifinluri, Sabtu (18/7) menyampaikan sebagai penguatan respons lapangan, Kementerian Kehutanan menyiagakan 180 personel Manggala Agni nan ditempatkan di tiga Daops, ialah Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut. "Personel tersebut melaksanakan patroli rutin, pemantauan hotspot, pemadaman dini, serta edukasi kepada masyarakat sebagai upaya penguatan pencegahan," tuturnya.

OPERASI PEMADAMAN
Thomas mengatakan, sepanjang 2026, Manggala Agni berbareng para pihak di Kalimantan Selatan telah melaksanakan 107 operasi pemadaman dengan total luas areal nan sukses ditangani mencapai 321,04 hektare. 

"Pada 16 Juli 2026, tim tetap melakukan dua operasi pemadaman di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Banjarbaru, serta melaksanakan ground check hotspot di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru," ujarnya.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan selain penguatan upaya pencegahan dan pemadaman di lapangan, Kementerian Kehutanan juga terus memperkuat penegakan norma terhadap pelaku pembakaran hutan. 

"Penegakan norma dilakukan melalui penerapan hukuman administratif bagi perusahaan nan tidak menjaga wilayah kerjanya, gugatan perdata untuk pemulihan lingkungan, hingga penindakan pidana terhadap pelaku perorangan maupun korporasi nan terbukti melakukan pembakaran hutan," tegasnya.

Kementerian Kehutanan membujuk seluruh masyarakat untuk berkedudukan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api serta segera melaporkan andaikan menemukan indikasi kebakaran kepada abdi negara alias lembaga terkait. (E-2)

Selengkapnya