Jakarta, CNN Indonesia --
Penjaga gawang Cape Verde, Vozinha, wajib tukar nama punggung setelah menandatangani perjanjian dengan klub raksasa Chile, Colo-Colo.
Popularitas Vozinha meroket setelah penampilan apiknya berbareng Cape Verde hingga lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Kiper Cape Verde itu tampil gemilang dalam sejumlah pertandingan penting, termasuk saat bisa membikin lini serang Spanyol frustrasi lantaran kandas mencetak gol di fase grup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Argentina nan akhirnya menghadapi Cape Verde di babak 32 besar, juga kudu bekerja keras untuk bisa menaklukkan pertahanan nan dikawal Vozinha.
Penampilan apik Vozinha di panggung bumi cukup meyakinkan raksasa Chile, Colo-Colo, untuk merekrutnya dengan status bebas transfer.
Namun, peraturan Federasi Sepak Bola Chile saat ini tidak mengizinkan nama panggilan dicantumkan di bagian belakang jersey. Artinya, dia tidak diizinkan untuk menggunakan nama 'Vozinha'.
Dilansir Totalsport, setiap pemain di Divisi Primera Chile nan menggunakan nama panggilan bakal langsung mendapat kartu kuning. Selain itu, klub juga bakal dikenakan denda.
Para pemain diimbau untuk menggunakan salah satu alias kedua nama belakang mereka, juga inisial.
Vozinha sendiri lahir dengan nama Josimar Jose Evora Dias. Kiper berumur 40 tahun itu kemungkinan bakal menggunakan nama 'Evora', 'Dias, alias 'Evora Dias' di punggungnya.
Nama Vozinha melekat saat dia memulai pekerjaan sepak bola profesional. Julukan itu sendiri berarti 'nenek kecil' dalam bahasa Portugis untuk menghormati nenek, nan membesarkan Vozinha ketika ayahnya bekerja sebagai militer, sementara ibunya bekerja.
Vozinha kudu merelakan nama panggilan nan kadung melekat selama ini. Ia kudu menggunakan nama original jika resmi bermain di kejuaraan sepak bola Chile berbareng Colo-Colo.
(jun/jun/jal)
Add
as a preferred source on Google

17 jam yang lalu
5







English (US) ·
Indonesian (ID) ·