Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia dan Albania telah menandatangani nota kesepahaman dalam sektor pelindungan tenaga kerja. Kesepakatan ini bisa membuka kesempatan masyarakat Indonesia nan mau bekerja di Albania. Menteri Ekonomi dan Inovasi Albania, Delina Ibrahimaj mengatakan kerja sama dua negara bisa memenuhi permintaan pekerja terampil di negaranya.
"Saya sangat senang kita telah mencapai penandatanganan ini dan saya percaya bahwa permintaan tenaga kerja terampil di Albania bakal terpenuhi dengan kerja sama lebih lanjut nan bakal terus kita lakukan dengan kementerian di Indonesia," jelasnya di instansi P2MI, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Dia menjelaskan perjanjian dirinya dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dapat membikin masyarakat Indonesia datang dan bekerja di Albania. Mereka bisa bekerja secara aman, terkendali dan beretika.
Selain itu dapat melindungi kepentingan masyarakat Indonesia dan organisasi upaya nan ada di Albania.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri Ekonomi dan Inovasi Albania, Delina Ibrahimaj pada Kamis (30/7/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari) Foto: Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri Ekonomi dan Inovasi Albania, Delina Ibrahimaj pada Kamis (30/7/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)
Delina juga berambisi nota kesepahaman dapat menjadi langkah baru memperkuat hubungan dua negara. Penandatangan dan kecepatan mencapai kesepakatan pertanda bukan hanya pemanfaatan ekonomi, namun kemauan politik Indonesia dan Albania.
"Saya sangat berambisi bahwa dari nota kesepahaman ini, menteri dapat mengunjungi Albania agar kita dapat menindaklanjuti nota kesepahaman tersebut dan sesegera mungkin pada musim gugur ini dapat mengoperasionalkannya dengan sebuah forum, forum bisnis, tetapi juga perjanjian teknis," ucapnya.
Mukhtarudin mengatakan sasaran kesepakatan itu adalah pekerja formal. Setelah penandatangan MoU, kedua negara bakal melakukan pertemuan lanjutan membicarakan teknis termasuk untuk pekerjaan hingga sektor nan dibutuhkan. Dia juga menambahkan bakal ada penempatan pekerja Indonesia di Albania dalam waktu tidak lama lagi.
"Dan kelak setelah penandatangan MOU hari ini, kami bakal melakukan pertemuan lanjutan secara teknik, technical meeting, untuk job matching, kemudian business matching, kemudian kita bakal memperkuat sektor-sektor apa, kemudian kompetensinya seperti apa, nan kelak merupakan tindak lanjut daripada MOU hari ini," jelasnya.
(npb/wur)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·