Ilustrasi(Dok Istimewa)
UPAYA penguatan kapasitas diri dan peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal di lingkungan family terus digencarkan oleh lembaga edukasi nonformal. Salah satu realisasinya ditunjukkan oleh Kahfi BBC Motivator School nan mengukuhkan kelulusan sebanyak 163 wisudawati dalam prosesi Wisuda Program Mata Cendekia (Makia) angkatan kedua di Nusantara Room, Hotel Mercure Jakarta Batavia, Minggu (19/7/2026).
Program Makia merupakan skema training unik nan dirancang selama satu separuh tahun bagi wanita dan para ibu guna memperdalam pengetahuan pengetahuan komunikasi publik serta teknik motivasi terapan. Selain program Makia, lembaga training motivator nan berdiri sejak 2003 ini mempunyai beberapa lini kelas unik seperti Kahfi General, Kahfi Ustadz, Kahfi Leader, hingga Kahfi Ta'lim bil Qolbi Wannafs (Kahfi T-Qon).
Pendiri Kahfi BBC Motivator School, Dr. H. Tubagus Wahyudi, menekankan pentingnya kesadaran bakal pembelajaran sepanjang kehidupan (lifelong learning). Ia mengingatkan para peserta agar pengetahuan nan didapatkan selama masa studi dapat diimplementasikan secara substantif dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memperkuat ketahanan emosional dan pola komunikasi di lingkungan keluarga.
"Manusia adalah makhluk nan terlambat mengenal dirinya, untuk itu kita kudu terus belajar sampai liang lahat. Di sini kita tidak hanya belajar surat-surat Al-Qur’an, tapi juga apa nan tersirat dalam Al-Qur’an," ujar Tubagus dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Tubagus menambahkan bahwa keberhasilan aplikasi pengetahuan pengayoman dan motivasi diukur dari gimana seorang alumni bisa memberikan akibat positif bagi orang-orang terdekatnya.
"Gunakan pengetahuan ini untuk keluargamu, suamimu, untuk anak-anakmu. Kalau seandainya keluargamu ada nan kecewa dengan prilakumu, maka Anda kudu kembali belajar lagi di Kahfi. Teruslah belajar, teruslah berfaedah dan istiqomah selalu," imbuhnya.
Pada helatan kelulusan periode ini, predikat wisudawati terbaik program Makia disematkan kepada Eria Andrian, sementara predikat wisudawati teristiqomah diraih oleh Alistina, dan predikat wisudawati terinspiratif diberikan kepada Musthofiyah.(H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·