Korsel Bantah Kirim Pasukan ke Selat Hormuz untuk Bantu AS Serang Iran

1 jam yang lalu 3
Korsel Bantah Kirim Pasukan ke Selat Hormuz untuk Bantu AS Serang Iran Selat Hormuz, Iran.(Google Maps)

KEMENTERIAN Luar Negeri Korea Selatan pada Rabu (22/7) menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak meminta Seoul mengirim baik pasukan maupun peralatan militer ke Selat Hormuz.

Sebelumnya pada hari nan sama, surat berita harian Korea Selatan Dong-A Ilbo melaporkan bahwa AS meminta support dari sekutu, termasuk Korea Selatan, dengan membujuk mereka untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz untuk memastikan kebebasan navigasi. "Tidak ada permintaan dari AS untuk mengirim pasukan alias peralatan tertentu (ke Selat Hormuz)," kata pernyataan itu.

Namun, Seoul dan Washington terus membahas beragam isu, termasuk nan mengenai dengan kebebasan lampau lintas melalui Selat Hormuz dan kontribusi Korea Selatan terhadap perihal itu, kata Kementerian Luar Negeri Korsel.

Kementerian tersebut menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan menambahkan bahwa mereka terus memantau situasi dengan cermat.

Keamanan jalur laut internasional dan kebebasan navigasi adalah kepentingan semua negara dan kudu dilindungi berasas norma internasional, menurut pernyataan tersebut.

Sebelumnya pada 14 Maret, Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada China, Prancis, Jepang, Korsel, Inggris, dan negara-negara lain untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz guna mengamankan navigasi. Ia memperingatkan sekutu NATO bahwa aliansi tersebut menghadapi "masa depan nan sangat buruk" jika kandas mengamankan selat tersebut. (Ant/P-3)

Selengkapnya