Kotribusi Terus Meningkat, DPR Apresiasi Kinerja Grup MIND ID

5 hari yang lalu 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi XII DPR RI mengapresiasi kontribusi PT Freeport Indonesia (PTFI), personil Holding Industri Pertambangan MIND ID nan berkedudukan dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Papua melalui beragam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Legislator menilai keberadaan Freeport Indonesia selama puluhan tahun telah memberikan faedah nyata, baik bagi negara maupun masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.

Anggota Komisi XII DPR RI Arif Riyanto Uopdana mengatakan Freeport menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap Indonesia melalui investasi lanjutan dan keberlanjutan operasional perusahaan.

"Saya apresiasi lantaran telah terjadi kesepakatan investasi kembali sebesar 12 persen berbareng pemerintah Indonesia. Ini menjadi terobosan baru mengenai keberlanjutan upaya PT Freeport Indonesia, di mana izin usahanya diperpanjang sesuai usia cadangan," ujar Arif dalam rapat dengar pendapat berbareng PT Freeport Indonesia, dikutip Jumat (17/7/2026).

Ia menilai keberlanjutan investasi tersebut bakal memberikan kepastian faedah ekonomi sekaligus membuka ruang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Senada, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Alfons Manibui menyebut Freeport telah memberikan faedah besar bagi pemerintah wilayah maupun masyarakat Papua.

"Kami mau berterima kasih kepada Freeport atas kinerjanya nan sampai hari ini terus memberikan faedah bagi negara. Kami juga kudu mengakui Freeport telah banyak memberikan faedah bagi pemerintah wilayah dan terutama masyarakat nan berada di sekitar wilayah operasional perusahaan," kata Alfons.

Menurut dia, Freeport kudu terus menjadi aset nasional nan bisa menjaga keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua.

Apresiasi juga disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Irsan Sosiawan Gading. Ia menilai peningkatan keahlian perusahaan kudu terus diiringi dengan penguatan program pemberdayaan masyarakat.

"Saya mengapresiasi keahlian PT Freeport nan sudah berkontribusi untuk negara dan pendapatan negara. nan juga sangat krusial adalah perhatian kepada masyarakat di sekitar tambang agar faedah kehadiran perusahaan betul-betul dirasakan masyarakat lokal," ujarnya.

PT Freeport Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar penerimaan negara melalui pajak, dividen, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Pada 2026 kontribusi perusahaan kepada negara diperkirakan mencapai sekitar US$ 2,6 miliar, kemudian meningkat menjadi sekitar US$ 4,7 miliar pada 2027, nan terdiri atas sekitar US$ 1,9 miliar penerimaan pajak, US$ 1,9 miliar dividen kepada pemerintah melalui MIND ID, serta sekitar 800 juta dolar AS PNBP, termasuk royalti. Ketika operasi tambang kembali normal, kontribusi perusahaan diproyeksikan menembus lebih dari 7 miliar dolar AS alias sekitar Rp120 triliun per tahun.

Di luar kontribusi fiskal, Freeport juga secara konsisten menjalankan investasi sosial di Papua dengan mengalokasikan sekitar US$ 100 juta setiap tahun untuk program pengembangan masyarakat. Program tersebut mencakup bagian pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan prasarana dasar, pengembangan kapabilitas masyarakat adat, hingga peningkatan kualitas jasa publik di sekitar wilayah operasional.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya