Kunjungan visitor naik 8,17 persen di Jakarta.(Dok. Antara)
GUBENUR DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sektor pariwisata Ibu Kota mengalami pertumbuhan signifikan pada semester I 2026 dengan total kunjungan mencapai 9,86 juta wisatawan. Angka tersebut terdiri dari 8,82 juta visitor nusantara (wisnus) dan 1,04 juta visitor mancanegara (wisman).
Pramono menjelaskan bahwa kunjungan wisman mencatatkan kenaikan sebesar 8,17 persen dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini dinilai sebagai parameter positif bagi transformasi Jakarta nan sekarang mulai mengukuhkan diri sebagai lokasi wisata unggulan.
“Indikator pariwisata menunjukkan peningkatan nan sangat signifikan. Jumlah visitor nusantara mencapai 8,82 juta perjalanan, sedangkan kunjungan visitor mancanegara naik 8,17 persen menjadi 1,04 juta kunjungan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7).
Menurut Pramono, lonjakan jumlah pelancong ini dipicu oleh beragam agenda besar nan digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sepanjang paruh pertama tahun ini. Salah satu program andalan, Jakarta Festival of Wonder, terbukti efektif menarik minat visitor sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.
Pemprov DKI Jakarta juga memberikan beragam insentif fiskal bagi para penyelenggara aktivitas (event organizer) untuk merangsang aktivitas ekonomi. Strategi ini membuahkan hasil dengan nilai transaksi ekonomi dan konsumsi masyarakat nan mencapai Rp67,5 triliun melalui rangkaian Jakarta Festival of Wonder.
“Jakarta dulu dikenal sebagai kota upaya dan pusat pemerintahan. Sekarang kunjungan wisatanya meningkat secara signifikan,” imbuhnya. Ia menegaskan bahwa tren ini membuktikan Jakarta sukses beralih bentuk menjadi kota tujuan wisata nan kompetitif.
Ke depan, Pemprov DKI berkomitmen untuk menjaga momentum pertumbuhan ini. Langkah strategis nan bakal diambil meliputi penambahan intensitas penyelenggaraan event berskala besar, penguatan sistem transportasi publik, serta peningkatan prasarana pendukung pariwisata lainnya.
Upaya tersebut diharapkan dapat membikin Jakarta semakin menarik bagi visitor domestik maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota dunia pasca-perpindahan ibu kota negara. (Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·