Lanjutan Grup A Piala AFF 2026, Vietnam Waspadai Kolektivitas Indonesia

1 jam yang lalu 3
Lanjutan Grup A Piala AFF 2026, Vietnam Waspadai Kolektivitas Indonesia Para pemain timnas Vietnam.(Antara)

PELATIH tim nasional Vietnam Kim Sang-sik mewaspadai kekuatan kolektif Indonesia menjelang pertemuan kedua kesebelasan pada pertandingan lanjutan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8).

Kim dalam konvensi pers pralaga di Stadion Pakansari, Minggu (2/8), mengatakan Indonesia mempunyai skuad nan berbobot sehingga timnya tidak hanya memusatkan perhatian kepada satu pemain. "Kami sudah menganalisis Indonesia. Mereka mempunyai skuad nan sangat kuat. Kami tidak hanya konsentrasi kepada satu pemain, tetapi kepada seluruh tim," kata Kim.

Dia mengakui Indonesia mempunyai sejumlah pemain nan berbahaya, termasuk penyerang Mitchell Baker nan tampil tajam pada pertandingan sebelumnya. Meski demikian, menurut dia, kekuatan Indonesia terletak pada permainan kolektif. "Semua pemain kudu kami waspadai. Mereka bermain sebagai sebuah tim dan itulah nan menjadi perhatian kami," ujar Kim.

Kim menegaskan laga melawan Indonesia menjadi pertandingan krusial bagi Vietnam untuk menjaga kesempatan melaju ke babak berikutnya. Karena itu, timnya datang ke Pakansari dengan tekad meraih kemenangan meski bermain di kandang lawan. "Pertandingan besok sangat penting. Kami tahu ini laga tandang nan sulit, tetapi kami mempunyai motivasi nan kuat dan mau menang," kata dia.

Juru strategi asal Korea Selatan itu juga mengungkapkan timnya telah mempelajari permainan Indonesia dari pertandingan-pertandingan sebelumnya sehingga mempunyai gambaran mengenai style bermain nan bakal dihadapi.

Sementara itu, kiper Vietnam Patrik Le Giang menyebut Indonesia merupakan musuh nan kuat, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri. "Kami tahu seberapa kuat Indonesia, terutama ketika bermain di stadion mereka. Namun kami konsentrasi pada kekuatan kami sendiri dan sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan besok," kata Patrik. (Ant/P-3)

Selengkapnya