Lawan PSMS, Tavares Ogah Pikir Peluang Persebaya ke Semifinal

1 hari yang lalu 7

Surabaya, CNN Indonesia --

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mewanti-wanti timnya untuk tidak meremehkan PSMS Medan pada laga lanjutan Piala Presiden 2026 , Rabu (29/7).

Tavares meyakini motivasi dan intensitas permainan PSMS bakal meningkat drastis saat menghadapi sesama klub Indonesia, dibandingkan ketika melawan Port FC nan merupakan tim asal Thailand sehingga bakal menyulitkan anak asuhnya.

"Satu perihal nan menurut saya sangat penting, pertandingan bakal lebih intens, lantaran mereka bermain pada waktu petang melawan tim Thailand, dan setelah mereka mendapat gol, intensnya sangat rendah. Jadi, saya percaya, besok malam, mereka bakal lebih intens," kata Tavares di sela sesi latihan Persebaya di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (28/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, pertandingan bakal lebih susah bagi kita."

Sebagai perbandingan, Tavares menceritakan pengalaman Persebaya saat menghadapi PSIS Semarang, tim asal Liga 2, pada laga persahabatan. Meski sempat unggul dua gol, Persebaya justru kesulitan mempertahankan kelebihan usai melakukan sejumlah pergantian pemain.

"Dan contoh nan bagus adalah pertandingan pertama kita melawan PSIS Semarang, kita juga bermain melawan tim liga dua. Kita menang 2-0, dan setelah kita mengubah banyak pemain, kita dibuat seri 2 gol," ujarnya.

Dari pengalaman tersebut, Tavares menegaskan timnya tidak boleh menganggap remeh musuh hanya lantaran berasal dari kasta kejuaraan nan lebih rendah.

"Jadi, kita tidak bisa berpikir, lantaran ini tim liga 2 itu bakal mudah. Dan kadang-kadang, ini adalah pertandingan nan paling sulit," ucapnya.

Lebih lanjut, soal kesempatan Persebaya melaju ke babak semifinal Piala Presiden 2026, Tavares memilih bersikap realistis dan tidak mau berandai-andai lebih jauh. Ia menjelaskan bahwa kemenangan Persebaya atas PSMS belum tentu otomatis mengantarkan timnya ke semifinal, lantaran hasil pertandingan lain turut menentukan.

"Saya pikir tidak [mudah], lantaran bayangkan, jika Persebaya menang membikin 6 poin, tapi jika Persija menang membikin 3 poin, dan setelah itu, jika Persebaya kalah melawan Port FC, dan Persija menang melawan PSMS Medan, semua tim tersebut mempunyai 6 poin. Jadi, esok, mungkin belum tentu lolos jika kita menang alias tidak. Tergantung, pertama, dalam pertandingan kita, jika kita bisa menang alias tidak," papar Tavares.

"Dan juga dalam pertandingan lain, lantaran jika kita menang melawan Medan, dan Persija menang melawan Porto FC, mungkin tim tersebut mereka bisa mendapatkan 6 poin, jadi kita kudu mengambil ini sebagai hitungan. Tentu saja, mengenai tahap selanjutnya, saya lebih suka tidak berpikir," terangnya.

Alih-alih memikirkan skenario semifinal, Tavares mengaku lebih konsentrasi memantau kondisi pemain nan baru pulih cedera serta performa pemain nan minim waktu bermain pada laga sebelumnya.

"Pada saat ini adalah untuk memandang para pemain nan sudah pulih, untuk memandang gimana performa para pemain lain nan tidak bermain selama beberapa menit alias tidak bermain selama beberapa menit pada pertandingan terakhir, untuk memandang apakah mereka mempunyai kesempatan untuk bermain besok," jelas pembimbing asal Portugal itu.

"Karena jika Anda menunjukkan performa, Anda bakal bermain. Ini adalah jalan dan peraturan saya sejak saya datang pada Januari. Dan saya pikir semestinya seperti ini," tukasnya. 

[Gambas:Video CNN]

(frd/nva)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya