Bek tim nasional Argentina, Lisandro Martinez(instagram @lisandromartinez)
BEK tim nasional Argentina, Lisandro Martinez, merespons gelombang kritik nan menyoroti tindakan kebanyakan skuad Albiceleste saat membelakangi panggung sewaktu timnas Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat. Aksi tersebut sempat memicu kemarahan publik nan mengkritik tim didikan Lionel Scaloni sebagai "pecundang arogan dan tak berkelas."
Tak terima dengan gelombang hujatan nan menyasar timnya, Martinez mengecam narasi negatif nan dialamatkan kepada skuad Albiceleste. Terkait tindakan membelakangi panggung selebrasi Spanyol, pemain berumur 28 tahun itu menegaskan bahwa perihal tersebut sama sekali bukan corak penghinaan kepada lawan.
"Kami membelakangi panggung murni untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada suporter kami sendiri nan berada di tribun belakang gawang," tegas Martinez seperti dikutip dari Metro, Selasa (28/7).
Ia pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas tudingan miring nan berkembang di media sosial maupun publik.
"Saya marah lantaran tuduhan kebencian itu sama sekali tidak berdasar. Mereka menyebut kami arogan, tapi kami selalu meletakkan rasa hormat tinggi kepada setiap lawan," lanjutnya.
Nada pembelaan serupa diungkapkan oleh pembimbing kepala Lionel Scaloni. Kendati tindakan anak asuhnya memicu kontroversi, Scaloni justru menilai para pemainnya telah memberikan pelajaran berbobot tentang makna perjuangan dan langkah menerima kekalahan secara terhormat.
"Kami kalah, tetapi kami telah memberikan segalanya di lapangan. Hari ini kami menunjukkan bahwa kami tahu caranya menerima kekalahan dengan kepala tegak," pungkas Scaloni.
(Metro/P-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·