Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum

3 jam yang lalu 6
ARTICLE AD BOX

loading...

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menjalankan upaya pemberantasan korupsi secara konsisten dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan nan bersih, berintegritas, dan sepenuhnya bekerja untuk kepentingan rakyat. Foto: BPMI

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menjalankan upaya pemberantasan korupsi secara konsisten dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan nan bersih, berintegritas, dan sepenuhnya bekerja untuk kepentingan rakyat. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menuturkan bahwa Presiden Prabowo telah mengingatkan seluruh aparatur negara untuk terus melakukan introspeksi dan membenahi diri, baik di lingkungan birokrasi pemerintahan, TNI, Polri, maupun Kejaksaan.

"Seluruh abdi negara negara kudu menyadari bahwa mereka adalah pelayan rakyat nan diberi amanah untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab. Beliau (Presiden Prabowo) menegaskan bahwa setiap aparatur negara kudu menjaga integritas dan tidak mengingkari amanah nan telah diberikan oleh rakyat," kata Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/7/2026).

Sejalan dengan perihal tersebut, pemerintah menghormati setiap proses norma nan sedang dijalankan oleh abdi negara penegak norma dalam menangani beragam perkara nan saat ini menjadi perhatian publik. "Penegakan norma kudu berjalan secara adil, tanpa membedakan jabatan, kedudukan, pangkat, ataupun kekuasaan. Tidak boleh ada pihak nan memperoleh perlakuan spesial di hadapan hukum," ujar Qodari.

Baca juga: Pesan Prabowo untuk Aparat Negara: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi

Selengkapnya