Jakarta, CNN Indonesia --
Federasi sepak bola Italia (FIGC) menetapkan Roberto Mancini sebagai pembimbing timnas Italia untuk kedua kalinya, Selasa (28/7) waktu Roma.
Pada saat nan sama FIGC juga mengumumkan Claudio Ranieri sebagai kepala teknik Italia nan baru. Kehadiran Ranieri diharapkan bisa membikin Gli Azzurri berhasil kembali.
Keputusan penunjukan Mancini dan Ranieri diumumkan langsung Ketua Umum FIGC Giovanni Malago. Sebelum penetapan, Malago berjumpa dengan Dewan Federal FIGC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya bahwa orang nan tepat untuk menjadi Pelatih Kepala tim nasional adalah Roberto Mancini, lantaran beragam alasan," kata Malago dilansir dari laman resmi FIGC.
Mancini pernah menangani Italia pada 2018-2023. Dalam pengarahan Mancini, Italia meraih gelar juara Piala Eropa 2020 (2021) dan ranking ketiga UEFA Nation League 2020/2021.
Hanya saja, pada era Mancini pula Italia tidak lolos ke Piala Dunia 2022. Sebagai juara Piala Eropa, tidak lolos ke Piala Dunia 2022 dianggap sebagai noda dalam pekerjaan Mancini.
Kini, setelah Italia tidak lolos ke Piala Dunia 2026, Mancini kembali. Mancini jadi pilihan ketiga setelah Pep Guardiola menolak dan Andrea Pirlo tidak mendapat persetujuan.
Sementara Ranieri dianggap punya komitmen nan besar untuk memperbaiki sepak bola Italia nan terpuruk. Nama besar Ranieri diyakini bisa membawa akibat positif.
"Untuk melengkapi kepingan puzzle, saya merasa tepat untuk mencari seseorang nan dapat diajak berbagi pilihan Kepala Pelatih. Orang itu adalah Claudio Ranieri," kata Malago.
(abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google

1 hari yang lalu
7







English (US) ·
Indonesian (ID) ·